Harga rumah bekas di China mengalami penurunan yang lebih lambat pada bulan Januari, menawarkan indikasi positif yang jarang terjadi di tengah krisis properti yang sedang berlangsung. Bloomberg memposting di X, menyoroti perkembangan ini sebagai tanda potensial stabilisasi di pasar. Sektor properti di China telah berada di bawah tekanan yang signifikan, dengan berbagai faktor berkontribusi pada penurunan yang berkepanjangan. Namun, data terbaru menunjukkan potensi pelonggaran krisis, karena laju penurunan harga telah melambat. Perubahan ini dapat menandakan pergeseran dalam dinamika pasar, memberikan sedikit kelegaan kepada pemangku kepentingan di industri real estat. Kecepatan penurunan yang lebih lambat dalam harga rumah bekas mungkin mencerminkan penyesuaian dalam kondisi pasar dan dapat mempengaruhi tren masa depan di sektor properti. Seiring situasi berkembang, pengamat pasar akan memantau perkembangan lebih lanjut untuk menilai implikasi jangka panjang bagi pasar real estat China.
