Bank Sentral Eropa (ECB) sedang memantau dengan cermat potensi dampak ekonomi dari apresiasi euro, yang dimulai pada tahun 2025. Bloomberg memposting di X, menyoroti komentar dari Martins Kazaks, seorang anggota Dewan Pengawas ECB, yang menekankan perlunya kesabaran dalam menilai pengaruh mata uang terhadap ekonomi. Kazaks mencatat bahwa ECB mengambil pendekatan yang hati-hati, menunggu untuk melihat bagaimana euro yang lebih kuat akan mempengaruhi kondisi ekonomi sebelum melakukan penyesuaian kebijakan. Kenaikan euro telah menjadi faktor signifikan dalam diskusi ekonomi terkini, dengan analis dan pembuat kebijakan sama-sama mempertimbangkan implikasinya terhadap pertumbuhan dan inflasi. Pernyataan Kazaks menggarisbawahi komitmen ECB untuk secara hati-hati mengevaluasi situasi seiring dengan perkembangannya.