1. Apa itu dominasi dalam konteks siklus
Dominasi
Bitcoin
— ini bukan hanya persentase pasar.
Ini adalah indikator distribusi modal antara aset "aman" dan aset berisiko di dalam ekosistem kripto.
Ketika BTC.D meningkat — modal terpusat.
Ketika turun — ia memperluas di pasar.
Ini adalah mekanika likuiditas.
2. Contoh historis
🔥 2017 — altseason klasik
Pada awal 2017, dominasi Bitcoin sekitar 85%.
Hingga akhir tahun, itu jatuh di bawah 40%.
Apa yang terjadi?
Ethereum, Ripple, NEM, EOS memberikan ratusan hingga ribuan persen.
Modal mulai mengalir dari BTC ke ICO dan narasi-narasi baru.
Pasar berpindah dari fase “akumulasi BTC” ke fase “ekspansi spekulatif”.
Ini adalah contoh yang jelas:
jatuhnya dominasi = altseason agresif.
⚡ 2020–2021 — DeFi dan Layer-1 meledak
Setelah Maret 2020 dominasi BTC meningkat tajam (panik, aset aman).
Tetapi ketika pasar stabil:
Dominasi mulai menurun.
Telah dimulai ledakan DeFi.
ETH dan Layer-1 memberikan keuntungan luar biasa.
Ethereum
menjadi penerima utama dari jatuhnya BTC.D.
Mekanika itu sama:
BTC naik terlebih dahulu.
Modal mengunci keuntungan.
Uang mencari pengganda yang lebih besar.
Mulai terjadi rotasi ke alt.
3. Mengapa ini terjadi
Psikologi
Bitcoin — ini adalah “jangkar pasar”.
Ia dianggap sebagai aset yang paling tahan lama.
Ketika pasar takut — uang mengalir ke BTC.
Ketika pasar serakah — uang mengalir ke alt.
Likuiditas
Institusi masuk melalui BTC.
Ritel datang melalui alt.
Ketika likuiditas meningkat — ia mencari volatilitas yang lebih tinggi.
Ini adalah altcoin.
Matematika kapitalisasi
Jika Bitcoin naik 10%, dan alt kecil naik 40% —
bagian total BTC di pasar berkurang.
Dominasi jatuh bukan karena BTC lemah.
Dan karena alt meningkat lebih cepat.
4. Urutan siklus yang khas
1️⃣ BTC terakumulasi → dominasi meningkat
2️⃣ BTC menembus → pasar mendapatkan kepercayaan
3️⃣ Modal mengalir ke ETH
4️⃣ ETH mengungguli BTC
5️⃣ Dominasi jatuh
6️⃣ Altseason massal dimulai
Setelah overheating:
7️⃣ Alt jatuh lebih cepat
8️⃣ Dominasi kembali meningkat
Dan siklus terulang.
5. Mengapa dominasi bukan “indikator ajaib”
Ini tidak menunjukkan fundamental.
Ini tidak memperhitungkan stablecoin.
Ini bisa memberikan sinyal palsu pada kerangka waktu kecil.
Tetapi pada tingkat makro — ini adalah salah satu indikator rotasi modal yang paling bersih.
6. Apa arti jatuhnya dominasi hari ini
Jika BTC.D jatuh saat BTC stabil atau meningkat —
ini adalah sinyal perluasan risiko.
Jika BTC.D jatuh saat BTC jatuh —
ini sering merupakan penjualan chaotic di seluruh pasar.
Konteks lebih penting daripada indikator itu sendiri.
Kesimpulan
Dominasi adalah indikator fase pasar.
Ini menjawab pertanyaan utama:
Pasar sekarang mencari keamanan
atau
Apakah pasar mencari keuntungan?
Memahami ini memungkinkan:
mendistribusikan portofolio dengan benar
tidak masuk ke alt terlalu cepat
tidak melewatkan fase ekspansi
Secara historis, setiap musim besar alt dimulai bukan dengan pam,
dan dari jatuhnya dominasi Bitcoin.
Pertama-tama, BTC naik.
Kemudian — Ethereum.
Dan hanya setelah itu alt meledak.
Pertanyaan bukan “apakah akan ada altseason”,
dan “di fase mana kita sekarang”.#altsesaon $BTC

