💥Gerakan Makro, Keuntungan Crypto: Panduan Utama untuk CPI, Inflasi & Tren Bitcoin

Pedagang Crypto HARUS Tahu: CPI, PPI, Inflasi, Klaim Pengangguran & Rantai Pasokan Dijelaskan

Di pasar crypto yang bergerak cepat hari ini, memahami indikator makroekonomi sangat penting—terutama bagi para pedagang Bitcoin. Data seperti CPI, PPI, inflasi, dan klaim pengangguran sering menentukan apakah pasar bergerak naik atau turun.

Indeks Harga Konsumen (CPI), yang diterbitkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS, mengukur perubahan dalam biaya barang sehari-hari. CPI yang meningkat berarti inflasi yang lebih tinggi, yang dapat menjauhkan investor dari aset berisiko seperti crypto. Di sisi lain, CPI yang jatuh sering meningkatkan kepercayaan pada aset digital.

Indeks Harga Produsen (PPI) melacak harga grosir. Ketika PPI naik, bisnis menghadapi biaya yang lebih tinggi, yang mungkin kemudian meningkatkan CPI. Reaksi berantai ini memengaruhi sentimen pasar.

Klaim pengangguran mencerminkan kekuatan pasar kerja. Pengangguran yang rendah menunjukkan stabilitas ekonomi, mendorong investasi dalam Bitcoin dan altcoin. Klaim yang tinggi menandakan kelemahan dan perilaku menghindari risiko.

Sementara itu, gangguan rantai pasokan meningkatkan biaya produksi, memicu inflasi, dan meningkatkan ketidakpastian.

Akhirnya, semua indikator ini memengaruhi keputusan oleh Federal Reserve, terutama mengenai suku bunga. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya merugikan crypto, sementara suku bunga yang lebih rendah mendukung reli.

Bagi para pedagang serius, menguasai sinyal makro ini bukanlah pilihan—ini adalah kunci untuk bertahan dan berkembang di pasar crypto.

ETH
ETH
1,981.98
-0.49%
BNB
BNB
615.45
-1.30%
BTC
BTC
67,226.68
-2.02%