Banyak orang yang berinvestasi dalam cryptocurrency kehilangan semua modal mereka, sebenarnya akar permasalahannya bukan pada pergerakan pasar, tetapi pada manajemen posisi.
Selama beberapa tahun terakhir, saya telah mengamati bahwa sebagian besar investor ritel memiliki masalah yang sama:
Ketika pasar bergerak naik, mereka tidak bisa menahan posisi, dan ketika pasar bergerak turun, mereka bertahan sampai akhir.
Contoh:
Ketika pasar bergerak naik, sebenarnya tren sangat kuat, dan posisi Anda seharusnya bisa mendapatkan keuntungan besar, tetapi karena takut kehilangan, Anda hanya mengambil beberapa poin dan segera menutup posisi. Akibatnya, harga kemudian melonjak tinggi, dan Anda hanya bisa menunggu dengan cemas di luar.
Namun, begitu arah yang diambil salah, banyak orang malah tidak mau mengakui kerugian, tidak hanya tidak melakukan cut loss, tetapi juga terus bertahan dan memperbesar posisi, akhirnya terjebak dalam masalah.
Ini membentuk siklus yang buruk:
Ketika mendapatkan uang, tidak banyak yang didapat, tetapi ketika kehilangan uang, modal bisa habis. Dalam jangka panjang, kurva dana akun hanya bisa menuju nol.
Sebenarnya, logikanya tidak rumit:
Pertama-tama, jelas tentang kerugian yang bisa diterima, kemudian tentukan berapa banyak posisi yang akan diambil. Misalnya, sebuah koin sangat kuat, tetapi dukungan kunci jauh dari harga saat ini, maka Anda harus mengambil posisi kecil untuk mencoba, cukup kecil sehingga jika harga jatuh ke level dukungan, Anda tidak akan panik.
Inti dari manajemen posisi adalah—membuat diri Anda berada dalam keadaan nyaman.
Jangan selalu berpikir untuk mengambil posisi penuh, karena jika harga naik, Anda akan sangat senang, tetapi jika turun, Anda tidak bisa tidur.
Cara yang matang adalah:
Ambil posisi kecil terlebih dahulu, jika turun Anda masih bisa menambah, jika naik meskipun tidak mendapatkan banyak, setidaknya Anda masih untung.
Dengan cara ini, apapun pergerakan pasar, Anda bisa menjaga stabilitas mental, dan tidak terbawa arus pasar.
Banyak orang berpikir bahwa manajemen posisi hanya merupakan formula "cut loss + ukuran posisi", tetapi makna sebenarnya adalah:
Mengontrol posisi, berarti mengontrol emosi.
Arah yang salah tidaklah menakutkan, yang benar-benar mematikan adalah, posisi yang salah.