#Logam Mulia | Kantor Keluarga Mengurangi Alokasi Saham Emas, Perak, dan Tembaga🏦 Kantor Keluarga: Mengurangi Alokasi Saham Emas, Perak, dan Tembaga (Februari 2026, Morgan Stanley/Survei Institusi)

Kesimpulan Utama: Kantor keluarga secara kolektif mengurangi kepemilikan saham emas/perak/tembaga, beralih ke AI, ekuitas swasta, dan real estat, berasal dari pengambilan keuntungan di level tinggi + volatilitas tidak terkendali + penyeimbangan alokasi.

I. Data dan Perilaku Utama

- Tingkat pengurangan: Saham emas **-30%~-40%, saham perak -50%+, saham tembaga -20%~-30%** (Januari-Februari 2026)

- Status kepemilikan: 72% kantor keluarga tidak memiliki eksposur emas, hanya sedikit yang menyimpan emas fisik (bukan saham)

- Arah aliran dana: Terkait AI (65% prioritas), ekuitas swasta, real estat, dana lindung nilai

- Titik pemicu: Akhir Januari, emas dan perak mengalami penurunan tajam setelah mencetak rekor tertinggi (perak -35% dalam satu hari, emas -12%), memicu stop loss + take profit

II. Tiga Alasan Pengurangan Utama

1. Pengambilan Keuntungan di Level Tinggi

Saham emas, perak, dan tembaga berlipat ganda dari pertengahan 2025 hingga Januari 2026, kantor keluarga merealisasikan keuntungan, beralih ke aset yang lebih stabil.

2. Volatilitas Tidak Terkendali

Perak -35% dalam satu hari, emas mengalami fluktuasi besar, jauh melampaui anggaran risiko kantor keluarga, terpaksa mengurangi leverage, memotong posisi.

3. Penyeimbangan Alokasi

Beralih dari hedging + siklus komoditas ke AI + pertumbuhan teknologi + real estat, mengurangi eksposur komoditas, meningkatkan rasio Sharpe portofolio.

III. Dampak Pasar

- Jangka Pendek: Saham emas, perak, dan tembaga tertekan untuk melakukan penyesuaian, aliran dana beralih dari siklus ke pertumbuhan

- Jangka Menengah: Emas fisik/ETF terpengaruh sedikit (bank sentral masih membeli), saham memiliki elastisitas lebih besar, fluktuasi lebih tajam

- Sinyal: Institusi percaya logam mulia mencapai puncaknya dalam jangka pendek, memasuki periode fluktuasi/penyesuaian

IV. Perbedaan Pendapat Institusi (Kunci)

- Kantor Keluarga: Mengurangi saham, menyimpan sedikit emas fisik

- Raja Komoditas Rogers: Tidak akan menjual emas, perak, atau tembaga, dianggap sebagai “polis asuransi krisis”

- Morgan Stanley: Emas diperkirakan bullish dalam jangka panjang, volatilitas jangka pendek; perak memiliki volatilitas tinggi, tanpa dukungan bank sentral

V. Referensi untuk Investor Pribadi

- Saham emas: Utamakan menunggu, pertimbangkan kembali setelah penyesuaian ke level dukungan

- Saham perak: Volatilitas tinggi, risiko tinggi, hanya cocok untuk spekulasi jangka pendek

- Saham tembaga: Fundamental stabil, akumulasi secara bertahap pada level rendah untuk pemimpin pasar

- Posisi: Total emas, perak, dan tembaga ≤15%, kontrol ketat risiko di sektor tunggal