Dalam dunia penambangan crypto, pencarian listrik murah sering kali menempatkan para penambang dalam bahaya. 🇷🇺 Di Irkutsk, Rusia, seorang pria berusia 28 tahun ditangkap oleh polisi karena diduga mencuri listrik senilai 16 juta rubel (lebih dari $160,000). 💸

Sesuai dengan kesepakatan, dari Maret 2022 hingga September 2025, orang ini telah mendirikan pertanian penambangan cryptocurrency di sebuah rumah. Dia membayar tagihan listrik rumah dengan tarif domestik, yang sangat rendah untuk pekerjaan dengan konsumsi tinggi seperti penambangan.

Pencurian Besar, Kerugian Besar

'Perusahaan Irkutskenergosbyt' menyatakan, penambang ini telah menggunakan lebih dari 2,9 juta kWh listrik, yang setara dengan konsumsi listrik satu tahun untuk 20 gedung apartemen! 🏢 Ini jelas menunjukkan bahwa ini adalah pencurian dalam skala besar.

Bagaimana Ditangkap?

Para spesialis energi mulai curiga ketika konsumsi listrik rumah ini tiba-tiba meningkat secara drastis. Namun, pemilik rumah tidak mengizinkan mereka untuk memeriksa meteran. Ketika polisi dan petugas FSB menggerebek, rumah itu kosong dan semua jendela tertutup. Dari orang tersebut, peralatan penambangan, router, telepon seluler, dan sebuah mobil juga disita.

Orang ini telah dikenakan tuduhan "penipuan dalam skala besar" sesuai dengan Pasal 159 bagian 4 dari Kode Kriminal Rusia, yang dapat dikenakan hukuman berat. ⚖️

Peristiwa ini adalah bukti bahwa ketertarikan pada penambangan crypto, jika tidak dilakukan dengan benar, dapat memiliki konsekuensi yang cukup serius. Penambangan ilegal tidak hanya merugikan perusahaan energi, tetapi juga membebani jaringan listrik.

#CryptoCrime #Mining #Irkutsk #EnergyTheft #CryptoRegulation