Menjawab pertanyaan baru bagi pemula, apa itu Level 2. Mengenai L2, Anda bisa membayangkan blockchain sebagai es krim yang sangat populer tetapi hanya memiliki 1 jendela.
1. Level 1 (main chain) = satu-satunya jendela kasir di toko atau jendela bank.
Toko es krim (misalnya Ethereum) sangat terkenal, semua orang datang untuk membeli (melakukan transaksi), tetapi hanya ada 1 jendela kasir (kapasitas pemrosesan main chain terbatas).
• Masalah: Antrian sangat panjang (kemacetan transaksi), pembayaran harus menunggu lama (konfirmasi lambat), kadang-kadang harus membayar lebih untuk membuat petugas melayani Anda lebih cepat (biaya transaksi tinggi).
• Manfaat: Jendela ini sangat dapat diandalkan, menerima uang dan mencatat tidak pernah salah (main chain aman dan terdesentralisasi).
2. Level 2 = "meja pemesanan cepat di luar toko"
Pemilik berpikir sebuah cara: menempatkan beberapa meja kecil di luar toko, agar pelayan dapat membantu orang memesan dengan cepat dan mencatat transaksi (layer 2 memproses transaksi di luar chain).
• Bagaimana bisa cepat? Tidak semua orang harus berdesakan di jendela, di depan meja kecil bisa melayani banyak orang sekaligus (pemrosesan transaksi secara batch), setelah memesan tinggal menunggu sebentar, pelayan kemudian mengumpulkan semua pesanan menjadi satu kertas, dan menyerahkannya ke jendela kasir untuk cap konfirmasi (data akhir diserahkan kembali ke main chain).
• Apakah tetap dapat diandalkan? Tentu saja! Karena "hasil perhitungan" akhirnya tetap harus disetujui oleh jendela kasir di toko (main chain), meja kecil hanya membantu "menyusun pesanan lebih awal", tidak akan salah.
Secara sederhana: Level 1 adalah "bos besar yang menjaga keamanan", Level 2 adalah "asisten cepat yang membantu bos" — asisten menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, bos hanya bertanggung jawab untuk memastikan pada akhirnya, sehingga semua orang membeli es krim (melakukan transaksi) tidak perlu mengantri menunggu lama!

