Perdagangan kontrak dapat dipahami sebagai permainan taruhan "besar kecil", tetapi aturannya jauh lebih kompleks dan menantang dibandingkan dengan perdagangan spot (membeli koin secara langsung). Logika inti dibangun di atas beberapa dasar berikut:
1. Ide pokok: Bertaruh pada harga di masa depan, bukan memiliki aset itu sendiri.
Perdagangan spot: Anda menghabiskan 3000 dolar untuk membeli 1 ETH, Anda benar-benar memiliki koin ini.
Jika naik ke 3500, Anda menjualnya, untung 500.
Jika turun ke 2500, Anda menjualnya, rugi 500. Anda memperdagangkan kepemilikan aset.
Perdagangan kontrak: Jika Anda memperkirakan ETH akan naik, Anda "membuka posisi beli"; jika Anda memperkirakan akan turun, Anda "membuka posisi jual".
Anda tidak benar-benar memiliki koin tersebut, Anda hanya bertaruh pada arah perubahan harga. Jika benar, Anda mendapatkan uang; jika salah, Anda kehilangan uang.
2. Mesin inti: Leverage
Ini adalah sumber daya sihir dan risiko dari perdagangan kontrak.
Apa itu: Memanfaatkan kekuatan untuk melawan, menggunakan modal kecil untuk menggerakkan jumlah perdagangan yang besar.
Cara kerjanya: Misalnya, Anda memiliki modal 1.000 dolar (ini disebut 'margin').
Anda bullish terhadap ETH dan memilih untuk menggunakan leverage 20x.
Ukuran perdagangan Anda menjadi 1.000 dolar * 20 kali = 20.000 dolar.
Jika harga ETH naik 5%, posisi Anda sebesar 20.000 dolar akan menghasilkan 1.000 dolar (20.000 * 5%).
Terkait dengan modal Anda sebesar 1.000 dolar, tingkat pengembalian adalah 100%.
Tetapi jika harga ETH turun 5%, posisi Anda sebesar 20.000 dolar akan mengalami kerugian sebesar 1.000 dolar.
Modal Anda akan sepenuhnya hilang. Ini disebut 'likuidasi'.
Leverage memperbesar keuntungan Anda, dan juga memperbesar kerugian Anda.
3. Hakim permainan: Margin dan likuidasi paksa (likuidasi)
Bursa harus memastikan bahwa pemenang bisa mendapatkan uang, sehingga harus mencegah pecundang kehilangan semua modal mereka (kehilangan modal tidak cukup untuk membayar), maka dirancanglah mekanisme pemaksa likuidasi.
Margin: Uang tiket Anda untuk ikut bermain (modal).
Mempertahankan rasio margin: Kerugian di akun Anda tidak boleh melebihi proporsi tertentu.
Harga likuidasi: Ketika fluktuasi harga menyebabkan kerugian Anda hampir menghabiskan margin Anda, sistem akan secara paksa menjual posisi Anda untuk mencegah kerugian lebih lanjut (menembus margin).
Ini adalah 'likuidasi' atau 'likuidasi paksa'.
Mengacu pada contoh di atas, jika Anda membuka posisi panjang 20 kali dengan 1.000 dolar, harga hanya perlu berfluktuasi berlawanan sebesar 4-5% dan Anda akan mengalami likuidasi.
Semakin tinggi leverage, semakin dekat harga likuidasi dengan harga pembukaan Anda, semakin kecil ruang toleransi Anda.
4. Penyeimbang permainan: Tarif pendanaan (Funding Rate)
Ini adalah desain kunci yang memungkinkan kontrak berjangka untuk 'berkelanjutan', tujuannya adalah untuk mengaitkan harga kontrak dengan harga spot.
Masalah: Jika jumlah orang yang membuka posisi panjang jauh lebih banyak daripada jumlah orang yang membuka posisi pendek, dan semua orang sangat bullish, ini akan menyebabkan harga kontrak jauh lebih tinggi daripada harga spot.
Solusi: Mekanisme tarif pendanaan.
Setiap periode waktu tertentu (biasanya 8 jam), posisi panjang harus membayar biaya kepada posisi pendek.
Ini akan mendorong beberapa orang untuk membuka posisi pendek, mendapatkan biaya ini, sehingga menekan harga kontrak mendekati harga spot.
Sebaliknya: Jika ada terlalu banyak posisi pendek, harga kontrak akan lebih rendah daripada harga spot, maka posisi pendek harus membayar posisi panjang.
Jadi, jika Anda membeli, meskipun harga tidak bergerak, tetapi jika sentimen pasar sangat bullish, Anda mungkin harus membayar orang lain setiap 8 jam, yang akan menggerogoti keuntungan Anda atau memperbesar kerugian Anda.
5. Bandar dan penyelenggara permainan: Bursa
Bursa memainkan peran kunci dalam permainan ini:
Menyediakan platform dan likuiditas: Mencocokkan pembeli dan penjual.
Menetapkan dan menerapkan aturan: Menentukan rasio leverage, aturan margin, menghitung tarif pendanaan, menerapkan likuidasi paksa.
Menghasilkan biaya transaksi: Setiap kali membuka atau menutup posisi, bursa akan mengenakan biaya transaksi, terlepas dari apakah pemain untung atau rugi, bursa selalu mendapatkan keuntungan. Ini adalah model 'pemotongan kasino' yang paling klasik.
Mari kita ringkaskan logika dasar:
Perdagangan kontrak adalah permainan zero-sum yang menggunakan leverage tinggi sebagai mesin, menggunakan sistem margin sebagai alat pengendalian risiko, dan menggunakan mekanisme tarif pendanaan untuk menyeimbangkan harga pasar (ditambah negatif, karena harus membayar biaya transaksi).
Uang yang Anda dapatkan adalah uang yang hilang oleh trader lain; uang yang Anda rugi akan masuk ke kantong trader lain.
Pada akhirnya, logika dasar dari perdagangan kontrak adalah permainan sifat manusia.
Ini bukan tentang garis K yang dingin, tetapi tentang ketakutan, keserakahan, keberuntungan, dan penilaian semua peserta pasar terhadap masa depan.
Sebagian besar peserta akhirnya akan kalah karena leverage tinggi, perdagangan emosional, dan 'sifat berjudi', modal mereka dialihkan ke kantong pemenang yang mampu menahan sifat manusia dan melakukan pengelolaan risiko yang ketat serta ke kantong bursa.
Dalam satu kalimat: Kontrak adalah alat lindung nilai risiko bagi investor profesional, tetapi merupakan 'mesin pemotong cepat' bagi sebagian besar ritel.
