Tapi itu ditulis dalam kode proyek dan dasar ekonominya.
Sebelum Anda membeli mata uang digital, hanya lihat poin-poin ini dan Anda tidak akan rugi.
Jangan tertipu oleh kebisingan! Atau oleh pendapat para promotor.
Dalam dunia mata uang digital yang dipenuhi dengan kebisingan dan spekulasi, banyak orang berlari mengejar mata uang berikutnya yang akan meluncur ke bulan. Namun, kebanyakan dari mereka tidak tahu apa-apa tentang bentuk dan popularitasnya dan tidak memahami apa itu "ekonomi simbolik" atau Tokenomics.
Sebagai contoh
Jika mata uang digital adalah "mobil", 🚗
Ekonomi simbolik adalah "mesin" yang membuatnya berfungsi. Tidak masalah seberapa indah bentuk mobil dari luar jika mesinnya lemah atau rusak.
Apa itu ekonomi simbolik (Tokenomics)?
Sederhananya, itu adalah ilmu yang mempelajari semua faktor yang mempengaruhi nilai mata uang digital dan distribusinya.
Ini bukan hanya tentang aspek teknis, tetapi tentang sistem penawaran dan permintaan, dan alasan mengapa orang membutuhkan koin ini.
Mari kita dalami komponen utamanya:
* Total Supply: adalah jumlah total koin yang akan ada selamanya. Apakah itu angka tetap dan terbatas seperti Bitcoin (21 juta koin), atau tidak terbatas? Semakin terbatas pasokannya, semakin besar kemungkinan kelangkaan koin dan peningkatan nilainya.
* Circulating Supply: adalah jumlah koin yang saat ini tersedia untuk diperdagangkan di pasar. Angka ini terus berubah, dan memahaminya sangat penting untuk menentukan nilai pasar proyek.
* Distribusi: Bagaimana koin didistribusikan? Apakah dijual kepada publik, atau apakah sebagian besar dimiliki oleh pengembang atau investor awal ("ikan paus")? Konsentrasi kepemilikan di tangan sedikit orang dapat menimbulkan risiko besar.
* Kegunaan: Apa fungsi nyata dari koin? Apakah itu hanya simbol spekulasi, atau apakah ada penggunaan nyata? Koin BNB, misalnya, memiliki kegunaan yang jelas dalam membayar biaya perdagangan di platform Binance, yang menciptakan permintaan yang berkelanjutan.
* Mekanisme inflasi dan deflasi: Apakah ada proses pembakaran koin (Burning) untuk mengurangi pasokan dan meningkatkan nilai? Atau ada hadiah baru (seperti Staking) yang meningkatkan pasokan? Memahami mekanisme ini membantu Anda memprediksi masa depan koin.
BNB dan Terra (Luna): Kisah sukses dan kegagalan
Untuk memahami kekuatan ekonomi simbolik, mari kita bandingkan dua proyek:
Kisah sukses: BNB
Sejak awal, model ekonomi BNB sudah jelas. Sebagian dari keuntungan digunakan untuk membakar sejumlah koin, yang mengurangi total pasokan dan meningkatkan kelangkaannya. Ditambah lagi dengan kegunaannya yang mendasar dalam membayar biaya perdagangan, menciptakan permintaan organik untuknya. Model pintar ini adalah salah satu alasan utama mengapa BNB bertahan dan nilai-nya meningkat dalam jangka panjang.
Kisah kegagalan: Terra (Luna)
Sebaliknya, model Terra bergantung pada stablecoin (UST) yang terikat pada mata uang utama Luna. Tujuannya adalah untuk menjaga harga UST tetap stabil dengan membakar Luna atau mencetaknya. Namun, ketika UST mengalami tekanan besar, sistem sepenuhnya runtuh, dan jumlah besar koin Luna dicetak tanpa batas, menyebabkan inflasi besar-besaran dan keruntuhan yang katastrofik.
Bagaimana cara menganalisis ekonomi simbolik sendiri?
Sebelum Anda menaruh uang Anda di proyek apa pun, ikuti langkah-langkah sederhana ini:
* Baca whitepaper: Sebagian besar proyek yang kuat menerbitkan whitepaper yang menjelaskan secara rinci model ekonominya.
* Gunakan alat analisis: Situs seperti Etherscan atau BscScan memungkinkan Anda memeriksa distribusi koin dan dompet terbesar.
* Carilah kegunaan yang nyata: Tanyakan pada diri sendiri: "Mengapa orang membutuhkan koin ini?"
* Bandingkan proyek: Jangan berinvestasi hanya dalam satu proyek tanpa membandingkannya dengan proyek lain di bidang yang sama.
Investasi cerdas dalam mata uang digital bukanlah perlombaan, melainkan perjalanan belajar.
Terus berlanjut. Memahami ekonomi simbolik adalah garis pertahanan pertama melawan proyek-proyek penipuan. Mulailah dengan mencari, ajukan pertanyaan, dan jangan ikuti kebisingan buta. Pada akhirnya, keputusan investasi Anda harus didasarkan pada pengetahuan, bukan keberuntungan.


