Membangun Tulang Punggung Ekonomi AI: Bagaimana Solidus AI Tech Bertaruh pada Infrastruktur Sebelum Ledakan.
Pada tahun 2022, ketika sebagian besar startup mengejar tren yang cepat berlalu, Paul dan Adrian, pendiri bersama Solidus AI Tech, melihat sesuatu yang tidak dilihat orang lain: masa depan AI membutuhkan fondasi yang kokoh dalam kekuatan komputasi.
Jadi mereka bertaruh besar pada pembangunan infrastruktur untuk AI dan komputasi, sebuah langkah yang bergema dengan lompatan berani Amazon ke dalam komputasi awan pada tahun 2006. Visi mereka terutama tentang menciptakan sesuatu yang nyata, sesuatu yang dapat menanggung beban dunia yang didorong oleh AI.
Cepat maju ke tahun 2023-2024, taruhan mereka mulai membuahkan hasil.
Ketika proyek AI meledak setelah ChatGPT, perusahaan-perusahaan berebut untuk mendapatkan sumber daya komputasi yang baik terlalu langka atau terlalu mahal.
Jawaban Paul dan Adrian? Sebuah pusat data komputasi berkinerja tinggi (HPC) seluas 8.000 kaki persegi di Bucharest, dipasangkan dengan Pasar AI yang membuat alat dan agen dapat diakses oleh semua orang. Token AITECH mereka menjadi kunci untuk ekosistem ini, memperlancar akses ke kekuatan komputasi seperti halnya penyimpanan awan merevolusi data di pertengahan 2000-an.
Angka-angka menceritakan kisahnya: lebih dari 60.000 alamat on-chain yang memegang AITECH, 5 juta transaksi, 40 juta output AI, dan 400.000 interaksi di pasar mereka. Ini bukan hanya statistik, ini adalah bukti dari sistem yang berfungsi, dibangun sebelum dunia menyusul. Warisan Paul dan Adrian bukan hanya tentang teknologi; ini tentang pandangan jauh ke depan.
Mereka tidak menunggu kerumunan untuk memvalidasi ide mereka. Mereka membangun tulang punggung untuk ekonomi AI, bata demi bata, dalam dunia Web3 di mana sedikit orang lain berani mengoperasikan pusat data HPC mereka sendiri. Perjalanan mereka menunjukkan bahwa dampak nyata datang dari melihat apa yang berikutnya dan bertindak berdasarkan itu, jauh sebelum sorotan menerpa.