Eropa akan segera melakukan pemungutan suara tentang undang-undang "Chat Control" yang kontroversial, memperketat privasi
Pada 14/10/2025, Uni Eropa (UE) akan melakukan pemungutan suara tentang undang-undang "Chat Control", sebuah RUU yang menimbulkan kekhawatiran mendalam tentang privasi pengguna. Jika disetujui, aplikasi pesan seperti #WhatsApp dan #Telegram harus memindai pesan, gambar, dan video pengguna sebelum dienkripsi. Konten apa pun yang dicurigai akan dilaporkan kepada pihak berwenang, dan pengguna yang menolak pemindaian tidak akan dapat mengirim file multimedia.
Peringatan dan risiko yang mungkin terjadi
Para ahli telah memperingatkan bahwa undang-undang ini sangat sulit untuk dilaksanakan secara efektif, berpotensi menghasilkan banyak laporan yang salah dan membuka celah keamanan yang serius bagi peretas. Jerman dianggap sebagai negara kunci yang dapat memutuskan hasil pemungutan suara ini.
Undang-undang yang memperketat terhadap crypto
Sejalan dengan undang-undang "Chat Control", #Eu juga sedang menerapkan langkah-langkah untuk memperketat pengawasan di bidang crypto. Mulai tahun 2027, UE akan melarang mata uang kripto seperti Monero, Zcash, dan Dash. Selain itu, akun anonim akan dilarang dan transaksi di atas 1.000 € akan memerlukan verifikasi identitas. Untuk mematuhi peraturan baru, beberapa bursa besar seperti Kraken dan Binance telah mulai menghapus token kripto dari pasar Eropa.
Tindakan ini menunjukkan bahwa UE bertekad untuk mengendalikan baik sektor komunikasi digital maupun keuangan digital, mengutamakan keamanan dan memerangi kejahatan keuangan daripada privasi mutlak pengguna.



