PBB untuk peralatan yang rusak, kemudian mengklaim bahwa AS sepenuhnya mendukungnya, menunjukkan inkonsistensi dalam pendekatannya.

- *2. Seruan Perdamaian Gaza Gagal* ๐Ÿ•Š๏ธ: Trump menyerukan akhiran perang, meminta sandera kembali, tetapi tidak menawarkan kritik terhadap Israel, memicu kekhawatiran tentang kemampuannya untuk menjembatani perdamaian.

- *3. Tindakan Ganda Ukraina* ๐Ÿค: Trump membanggakan hubungannya dengan Putin, mengklaim bahwa dia bisa dengan mudah mengakhiri perang, namun mengancam tarif pada Rusia, mengungkapkan kontradiksi dalam kebijakan luar negerinya.

- *4. Ketakutan Imigrasi* ๐Ÿšซ: Trump menuduh PBB mendanai invasi dan membuat klaim yang tidak berdasar tentang walikota London yang mendorong hukum Syariah, memicu sentimen anti-imigran.

- *5. Penyangkalan Iklim* ๐ŸŒก๏ธ: Trump menyebut perubahan iklim sebagai "tipu daya" dan mengejek ide pengurangan penggunaan pendingin udara, mengabaikan upaya global untuk mengatasi krisis.

- *6. Pembalikan Diplomatik* ๐Ÿค: Trump mengumumkan bahwa dia akan bertemu dengan Lula dari Brasil, meskipun sebelumnya mendukung Bolsonaro, menunjukkan pendekatannya yang fleksibel terhadap diplomasi.

- *7. Kerinduan Nobel* ๐Ÿ†: Trump memposisikan dirinya sebagai pembawa damai global, namun mencampurnya dengan ancaman tarif dan kritik terhadap PBB, merusak kredibilitasnya.

- *8. Hipokrasi Perdagangan* ๐Ÿ“Š: Meskipun mengkritik Rusia, impor barang Rusia ke AS meningkat 20% sejak Trump menjabat, menyoroti inkonsistensi dalam kebijakan perdagangannya.

*Apa Selanjutnya?* ๐Ÿค”

- Apakah pendekatan Trump terhadap isu global akan menyebabkan lebih banyak konflik atau kerjasama?

- Dapatkah dia memenuhi janjinya, atau akankah kontradiksinya menghambat kemajuan?

#TrumpUNSpeech #GlobalLeadership #ClimateChange #Migration #TradePolicy