Akademi Autonomys bukanlah pusat pengembang biasa—ini lebih mirip laboratorium praktis bagi para pembangun Web3 yang ingin bergerak dari teori ke praktik. Dengan menjelajahi pelajaran dan contohnya, Anda mulai melihat bagaimana penyimpanan, konsensus, komputasi, dan agen dapat semuanya saling terhubung dalam ekosistem yang berfungsi.

Berikut adalah tiga area yang menonjol bagi saya:

1️⃣ Agen OS & Kerangka Kerja

Di sinilah kesenangan dimulai—membangun agen on-chain yang didukung AI. Anggap saja ini sebagai memberikan kemampuan kepada dApps untuk bertindak secara otonom: memantau data, mengeksekusi transaksi, atau bahkan mengelola alur kerja terdesentralisasi. Proyek praktis? Seorang kurator penelitian AI yang memindai, memvalidasi, dan mengarsipkan data langsung di on-chain.

2️⃣ Auto Drive API (Lapisan Penyimpanan)

Pembuat Web3 sering kali menghadapi hambatan dengan penyimpanan. Auto Drive menunjukkan bagaimana biaya penyimpanan seimbang secara dinamis dengan penawaran dan permintaan. Pengembang dapat belajar mengintegrasikan penyimpanan yang transparan dan dapat diskalakan ke dalam aplikasi mereka. Bayangkan membangun brankas konten terdesentralisasi di mana pencipta mempertahankan kepemilikan tetapi berbagi karya mereka dengan lancar.

3️⃣ Auto EVM (Lingkungan Kompatibel Ethereum)

Familiar dengan Solidity? Akademi memandu Anda melalui penyebaran langsung di ruang yang kompatibel dengan EVM dan siap AI. Ini memudahkan pembangun untuk memindahkan aplikasi sambil bereksperimen dengan fitur AI baru. Kasus penggunaan cepat: dApp peminjaman lintas rantai yang menggunakan Auto Agents untuk pemeriksaan risiko otomatis.

Bagian terbaik? Setiap pelajaran terikat pada sesuatu yang benar-benar dapat Anda bangun. Autonomys Academy terasa kurang seperti membaca dokumen dan lebih seperti taman bermain pembangun.

🔗 Jelajahi lebih lanjut: develop.autonomys.xyz

Jika Anda bisa memilih satu—apakah Anda akan mulai dengan agen, penyimpanan, atau EVM? #AutonomysNetwork