Dalam beberapa tahun terakhir, narasi sosial telah berulang kali muncul di dunia Web3: dari Lens, CyberConnect, hingga berbagai eksperimen terbaru dari 'lingkaran teman on-chain', hampir setiap gelombang tren telah dipenuhi dengan harapan tinggi. Namun, kenyataannya adalah: pengalaman pengguna yang buruk, keterlambatan interaksi yang berlebihan, dan biaya penyimpanan on-chain yang tinggi telah membuat DeSoc (sosial terdesentralisasi) tetap dalam lingkaran kecil.

Saya percaya bahwa Somnia adalah salah satu dari sedikit rantai yang memiliki kesempatan untuk mengubah DeSoc menjadi 'pengalaman sosial yang nyata'. Alasannya sederhana: teknologi dasarnya dioptimalkan secara khusus untuk konsistensi tinggi dan latensi rendah, dan interaksi sosial adalah skenario aplikasi 'kepadatan acara tinggi' yang paling khas.

1. Mengapa interaksi sosial terdesentralisasi belum berkembang

Ide interaksi sosial terdesentralisasi sangat besar: kedaulatan data milik pengguna, platform tidak dapat sembarangan memblokir akun, konten dapat dipindahkan secara bebas, dan pengguna dapat berinteraksi langsung melalui identitas terenkripsi. Namun, dalam kenyataannya, selalu ada beberapa masalah fatal:

• Keterlambatan interaksi terlalu tinggi: Memposting, menyukai, dan mengomentari sering memerlukan waktu beberapa detik atau bahkan lebih lama, yang sangat merusak pengalaman pengguna.

• Biaya penyimpanan on-chain terlalu tinggi: Jika setiap suka atau mengikuti perlu dicatat di on-chain, biayanya bisa sangat mahal.

• Kurangnya kemampuan interaksi waktu nyata: Inti dari interaksi sosial adalah ketepatan waktu, sementara kecepatan konfirmasi blok rantai tradisional jauh dari cukup.

• Kurangnya aplikasi yang dapat diskalakan: Tidak ada cukup motivasi pengguna dan pengembang untuk mendorong kemakmuran ekosistem.

Oleh karena itu, aplikasi sosial terdesentralisasi di masa lalu sering kali tetap menjadi eksperimen berskala kecil, gagal membentuk migrasi pengguna yang nyata.