Ini adalah peta jalan proses yang membantu Anda melakukan due diligence dan memahami nilai transaksi serta risiko yang terkait. Tujuannya adalah untuk mencapai keputusan pembelian yang didasarkan pada angka yang realistis dan rencana integrasi yang dapat dilaksanakan.
## 1) Menentukan Tujuan dan Ruang Lingkup Transaksi
- Tentukan apa yang ingin Anda capai dari akuisisi (pertumbuhan pendapatan, akses ke pasar baru, aset teknik/perangkat lunak, integrasi operasional).
- Tetapkan kriteria transaksi: harga maksimum pembelian, pengembalian yang diharapkan, waktu yang dibutuhkan untuk penggabungan, batasan risiko.
- Tentukan ruang lingkup analisis: perusahaan secara keseluruhan atau aset tertentu? Produk apa? Apakah termasuk utang dan kewajiban?
## 2) Pemeriksaan keuangan dasar (Financial Due Diligence)
- Permintaan data selama 3–5 tahun: pendapatan, margin kotor, EBITDA, laba bersih, arus kas bebas.
- Analisis modal kerja: hari inventaris, hari piutang, hari utang.
- Pemeriksaan utang dan kewajiban: utang, jalur kredit, komitmen, kewajiban potensial (pengembalian, piutang, kontrak wajib).
- Kualitas laba: Apakah laba berulang atau musiman? Adakah item yang tidak berulang atau tidak biasa?
- Pemeriksaan pajak dan kepatuhan finansial: pajak yang terutang, kompensasi pajak, kemungkinan sengketa pajak.
Contoh rinci: Anda tertarik melihat EBITDA dan margin keuntungan, dengan membandingkan arus kas dengan laba bersih untuk memahami kualitas profitabilitas.
## 3) Pemeriksaan hukum dan kepatuhan (Legal Due Diligence)
- Kepemilikan dan hak dasar: kontrak hak kekayaan intelektual, lisensi, kontrak dasar dengan pelanggan dan pemasok.
- Utang dan kewajiban hukum: tuntutan hukum terbuka, komitmen kontraktual, kontrak kerja kolektif, syarat pemutusan layanan.
- Kepatuhan regulasi: lisensi usaha, pengumpulan data pelanggan, perlindungan data, isu kepatuhan lingkungan dan kesehatan.
- Pajak dan isu regulasi: pemeriksaan isu pajak, risiko sengketa pajak di masa depan.
## 4) Pemeriksaan komersial dan pasar (Commercial Due Diligence)
- Model pasar dan peluang: ukuran pasar potensial, laju pertumbuhan, tren dan ancaman.
- Ketergantungan pada pelanggan dan risiko: pangsa pasar satu pelanggan utama, adanya diversifikasi dalam portofolio.
- Saluran distribusi dan penjualan: sejauh mana ketergantungan pada satu saluran, syarat pembayaran dan materi promosi.
- Persaingan dan keunggulan kompetitif: Apa yang membedakan perusahaan? Perlindungan hak kekayaan intelektual? Kontrak jangka panjang?
## 5) Pemeriksaan operasional dan teknis (Operational & IT Due Diligence)
- Operasi inti: rantai pasokan, manajemen inventaris, produksi, kualitas layanan.
- Teknologi dan sistem: Adanya sistem ERP/CRM, kontinuitas layanan, keamanan data, biaya pemeliharaan dan pembaruan.
- Sumber daya manusia: budaya perusahaan, mempertahankan tenaga kunci, perjanjian serikat pekerja, gaji dan kompensasi.
- Efisiensi biaya: Peluang meningkatkan efisiensi, rasionalisasi pengeluaran administrasi, dan peluang penggabungan antara sistem.
## 6) Pemeriksaan pajak dan lingkungan (Tax & Environmental)
- Risiko pajak potensial: adanya perbedaan pajak, pemungutan pajak yang tertunda, opsi pajak yang tersedia.
- Kewajiban lingkungan dan kesehatan: risiko lingkungan potensial, kewajiban regulasi, biaya terkait kepatuhan.
## 7) Penilaian dan nilai (Valuation & Scenarios)
- Gunakan lebih dari satu pendekatan untuk menentukan nilai kontrak:
- Analisis arus kas diskonto (DCF) berdasarkan asumsi pendapatan, pertumbuhan, biaya, dan pajak.
- Perbandingan dengan perusahaan sejenis (multiples seperti EBITDA/EV, penjualan/EV).
- Penilaian berbasis aset jika ada aset tidak berwujud yang bernilai tinggi.
- Melakukan skenario: dasar realistis, skenario portofolio yang kuat, dan skenario pesimis dengan efek penggabungan.
- Tentukan rentang harga yang wajar dan batas harga akhir berdasarkan risiko dan penggabungan yang diusulkan.
## 8) Struktur transaksi dan rencana penggabungan (Deal Structure & Integration)
- Syarat transaksi: jaminan dan kewajiban, periode penutupan, syarat pengembalian.
- Komitmen dan Earn-outs: Contoh pencapaian tujuan finansial atau operasional dalam periode tertentu.
- Perlindungan pihak: deposit/dokumen jaminan, mekanisme penyelesaian sengketa, prosedur pengembalian.
- Rencana penggabungan: Tujuan penggabungan, manajemen biaya, pemindahan karyawan kunci, penyatuan sistem, jadwal penggabungan.