🐋 Apa Itu Walrus (WAL)?
Walrus (simbol token WAL) adalah token asli dari protokol Walrus, sebuah jaringan penyimpanan terdesentralisasi yang dibangun di atas blockchain Sui. Tujuannya adalah untuk menyediakan penyimpanan yang dapat diskalakan, efisien biaya, dan dapat diprogram untuk data besar yang tidak terstruktur (video, gambar, audio, dll.), dengan ketahanan yang lebih kuat dan kemampuan pemrograman kontrak pintar.
⚙️ Fitur Utama
Pembayaran Penyimpanan: Pengguna membayar dengan WAL untuk menyimpan data selama durasi tetap; pembayaran didistribusikan seiring waktu ke node penyimpanan dan staker. Ini membantu menstabilkan biaya penyimpanan dalam istilah fiat di luar harga token yang volatil.
Tokenomika & Distribusi: Pasokan maksimum adalah 5 miliar WAL, dengan sekitar 1,25 miliar yang awalnya beredar. Lebih dari 60% dari token dialokasikan untuk komunitas (airdrop, subsidi, cadangan) untuk mendorong adopsi dan pertumbuhan. Kontributor inti, investor, dan adopter awal memiliki jadwal vesting.
Tata Kelola & Keamanan: Pemegang WAL dapat melakukan staking atau mendelegasikan ke node; node dihargai untuk perilaku yang benar dan dihukum (melalui pemotongan) untuk perilaku buruk. Tata kelola memungkinkan pemegang token untuk memberikan suara pada parameter protokol.
Inovasi Teknis: Walrus menggunakan solusi penyimpanan yang disebut RedStuff, sebuah protokol pengkodean penghapusan 2D yang menawarkan faktor replikasi jauh lebih rendah daripada replikasi penuh tetapi tetap memiliki keamanan yang kuat dan pemulihan yang efisien bahkan di bawah kegagalan node.
📈 Data Pasar
Hingga saat ini, kapitalisasi pasar berada di beberapa ratus juta USD dan peringkat sekitar 120-130 di situs listing utama. Pasokan yang beredar adalah ~1,4 miliar WAL dari total 5B.
WAL terdaftar di beberapa bursa; tersedia untuk dibeli dengan fiat melalui platform seperti Crypto.com.
Keterlibatan komunitas tampaknya kuat, terutama melalui airdrop, insentif staking, dan kemitraan ekosistem.
🔍 Risiko & Pertimbangan
Sebagian besar token belum dibuka (jadwal vesting). Ini berarti mungkin ada tekanan pasokan di masa depan.
Sebagai proyek yang lebih baru, ia masih harus membuktikan stabilitas jangka panjang: keandalan penyimpanan seiring waktu, keberlanjutan ekonomi bagi operator node, dan seberapa baik permintaan untuk penyimpanan.