Perusahaan investasi terbesar di dunia, BlackRock, mulai membangun identitas barunya. šŸ’°

Di bawah kepemimpinan CEO Larry Fink, perusahaan kini mengalihkan fokusnya dari obligasi tradisional dan ETF ke pasar swasta dan layanan teknologi sebagai pusat pertumbuhan berikutnya. āš™ļø

Pada kuartal ketiga, BlackRock menyelesaikan kesepakatan terbesarnya — akuisisi HPS Investment Partners. Bersamaan dengan itu, perusahaan juga mengakuisisi Global Infrastructure Partners (GIP) dan Preqin, yang dengan cepat mengubah struktur pendapatan BlackRock. šŸ“ˆ

Sekarang untuk pertama kalinya, pendapatan yang diperoleh dari dana pasar swasta dan layanan teknologi BlackRock telah melampaui dana pendapatan tetap dan ETF — yang disebut oleh para ahli sebagai ā€œBlackRock 3.0ā€ šŸš€

Meskipun ETF iShares telah mengelola aset lebih dari 5 triliun dolar pada tingkat rekor, semangat Fink dan timnya bergerak ke arah yang berbeda — model pendapatan berbasis data, langganan, dan teknologi. šŸ’”

Selama tahun lalu, BlackRock telah menginvestasikan lebih dari 27 miliar dolar untuk mendapatkan keunggulan di pasar swasta dan intelijen data.

Hanya dari kesepakatan HPS, BlackRock mendapatkan lebih dari 100 miliar dolar aset kredit swasta baru, yang menyebabkan peningkatan tahunan sebesar 136% di sektor ini. šŸ“Š

Fink berkata, ā€œSaya belum pernah melihat waktu yang lebih menggembirakan tentang masa depan BlackRock.ā€ ✨

Seperti BlackRock yang mendapatkan posisi di dunia dengan puncak investasi di tahun 2010-an, kini lembaga ini sedang menulis bab baru dalam kredit swasta, infrastruktur, dan teknologi data. šŸŒ

Perubahan ini bukan hanya untuk BlackRock — tetapi merupakan dasar bagi era baru sistem keuangan global, di mana data, transparansi, dan investasi jangka panjang menjadi kekuatan baru. šŸ”—

#BlackRock #breakingnews #GlobalFinance #InvestmentRevolution

$BTC $BNB $ETH