Kehidupan "Binance" di dalam hati saya
Anda bertanya mengapa saya setiap hari memegang ponsel melihat grafik K, tersenyum seolah menemukan uang? Jujur saja, saya benar-benar sedang merencanakan "Kehidupan Binance" saya—hari-hari dewa yang memungkinkan saya untuk berbaring sepenuhnya, tidak perlu lagi membungkuk untuk lima butir padi.
"Kehidupan Binance" yang saya bayangkan, bukanlah cerita kaya mendadak yang menyedihkan. Ini lebih seperti jalan belakang yang saya siapkan untuk diri saya sendiri. Di siang hari, saya tetap menjadi pekerja keras yang rajin, tetapi di malam hari dan akhir pekan, dunia saya beralih ke Binance. Saya tidak mengharapkan kekayaan dalam semalam, itu terlalu tidak realistis. Yang saya cari adalah "pendapatan pasif" yang mengalir perlahan.
Rencana saya untuk berbaring sangat sederhana: menggunakan uang luang untuk berinvestasi secara berkala pada beberapa koin utama yang saya percayai, anggap saja sebagai tabungan wajib; kemudian mengambil sebagian kecil untuk "menyimpan" di DeFi, mendapatkan bunga yang berkali-kali lipat dari bank, merasa seperti sedang mengumpulkan sewa digital; ketika pasar bergerak, saya melakukan sedikit trading, mendapatkan uang untuk boba atau hotpot, perasaan pencapaian mendapatkan uang saku dengan penilaian lebih memuaskan daripada menunggu bonus akhir tahun.
Yang saya impikan adalah mengandalkan akumulasi kecil di Binance ini, membuat aset saya "berputar". Ketika pendapatan pasif saya dapat menutupi pengeluaran sehari-hari saya, saya sudah dapat dianggap "naik ke daratan". Pada saat itu, bekerja bagi saya adalah sebuah pilihan, bukan sebuah keharusan untuk bertahan hidup. Saya bisa dengan percaya diri mengatakan "tidak" pada lembur yang tidak berarti, bisa menghabiskan waktu untuk hal-hal yang benar-benar saya cintai, seperti belajar selancar, atau bahkan mencari tempat tinggal di kota kecil.
Singkatnya, "Kehidupan Binance" bagi saya, bukanlah tujuan akhir, tetapi tiket kapal menuju kebebasan. Saya tidak berharap itu membuat saya kaya raya, tetapi itu memberi saya harapan yang terlihat—sebuah harapan yang memungkinkan saya menentukan ritme hidup saya sendiri, dengan tenang "berbaring". Untuk itu, sekarang saya akan lebih banyak belajar, itu sepadan.