Boundless:Ketika Komputasi Tepercaya Bertemu AI, bagaimana manusia harus mendefinisikan "kepercayaan"\nKita berada di era yang aneh:\nAI lebih pintar daripada manusia, blockchain lebih dapat dipercaya daripada sistem,\nNamun, kita, tetap merasa curiga terhadap keduanya.\nApa yang ingin dilakukan oleh Boundless adalah memecahkan "kecemasan teknologi" ini.\nIa menggunakan ZK (bukti tanpa pengetahuan) untuk membuat komputasi itu sendiri dapat diverifikasi.\nBaik itu model AI, aset di blockchain, atau pelaksanaan kontrak pintar,\nsemuanya dapat menghasilkan bukti komputasi yang dapat diverifikasi melalui kerangka kerja zkVM.\nIni berarti——\nAI tidak lagi perlu "dipercaya",\nKarena setiap inferensi, setiap hasilnya,\ndapat secara otomatis diverifikasi oleh jaringan Boundless.\nMakna dari hal ini jauh lebih dalam daripada yang kita bayangkan.\nIni tidak hanya menyelesaikan masalah "pemalsuan AI" atau "ketidakjelasan algoritma",\nTetapi juga sedang membangun bahasa kepercayaan dasar untuk masyarakat mesin otonom di masa depan.\nBoundless membuat AI pertama kali memiliki "kecerdasan yang terverifikasi",\nMembuat manusia pertama kali bisa benar-benar "menyerahkan kontrol" dengan tenang.\nDi masa depan kita mungkin tidak lagi mengatakan "Saya mempercayai sistem ini",\nMelainkan mengatakan: "Saya telah memverifikasinya".\n🧠 Kepercayaan yang sebenarnya, bukanlah mempercayai hasil, tetapi memahami proses.\n@Boundless boundless_zk #Boundless $ZKC