Sektor Perbankan AS Di Bawah Tekanan Seiring Meningkatnya Risiko Kredit
Sektor perbankan AS berada di bawah tekanan baru saat risiko kredit meningkat di tengah kondisi ekonomi yang berubah. Tingkat suku bunga yang tinggi meningkatkan beban utang bagi baik konsumen maupun bisnis, sementara real estat komersial—terutama properti kantor—menghadapi penurunan permintaan yang berkepanjangan akibat tren kerja hibrida. Bank regional dengan paparan CRE yang tinggi sangat rentan.
Utang rumah tangga yang tinggi dan inflasi yang persisten semakin membebani keuangan konsumen, meningkatkan risiko keterlambatan pembayaran pinjaman. Pertanyaan tetap ada apakah ketentuan penyisihan pinjaman saat ini cukup jika ekonomi melemah lebih lanjut. Kebijakan Federal Reserve dan tindakan regulasi akan menjadi kunci dalam menentukan stabilitas.
Stres perbankan juga dapat mendorong minat yang lebih besar terhadap aset digital, saat investor mencari untuk melindungi diri dari risiko keuangan tradisional. Jika kekhawatiran kredit semakin dalam, modal mungkin semakin mengalir ke arah cryptocurrency.