🚨 Trump Akan Menerapkan Tarif Rekor 157% pada Cina — “Kesepakatan Buruk untuk Beijing,” Katanya 🇺🇸🇨🇳
Dalam sebuah pengumuman besar, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa mulai 1 November, tarif untuk impor dari Cina akan melonjak menjadi 157% yang belum pernah terjadi sebelumnya — tingkat tertinggi antara kedua negara.
Trump menyatakan bahwa meskipun tarif ini “tidak berkelanjutan untuk Cina,” tujuannya bukan untuk merugikan ekonominya tetapi untuk memulihkan perdagangan yang adil dan menangani isu geopolitik yang lebih dalam.
Dia dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Cina #Write2Earn minggu depan di Korea Selatan, dengan perdagangan fentanyl yang diperkirakan akan mendominasi diskusi. Trump menunjukkan bahwa Cina dilaporkan meraup sekitar $100 juta setiap tahun dari penjualan fentanyl ke AS tetapi kehilangan hampir $100 miliar akibat tarif — menyebutnya “kesepakatan yang mengerikan bagi mereka.”
Selama tur Asia-nya, Trump juga akan mengunjungi Malaysia, Korea Selatan, dan Jepang, menyatakan optimisme tentang perbaikan hubungan dengan Beijing.
Analis memperingatkan bahwa langkah ini dapat mengguncang pasar global, menyebabkan turbulensi jangka pendek di seluruh ekuitas, komoditas, dan mata uang — terutama berdampak pada yuan Cina dan dolar AS.
Saat kedua raksasa ekonomi bersiap untuk pembicaraan perdagangan yang diperbarui, lonjakan tarif yang akan datang dapat mendefinisikan kembali dinamika perdagangan global dan berpotensi menghidupkan kembali perang dagang AS–Cina.
💬 “Cina kehilangan miliaran pada kesepakatan buruk — saatnya untuk memperbaiki keadaan,” kata Trump, menandakan momen penting lainnya dalam kebijakan ekonomi global.