Vitalik Buterin hanya berusia 19 tahun ketika ia membayangkan Ethereum.
Ide-nya? Menciptakan sebuah blockchain yang mampu melakukan lebih dari sekadar pembayaran sederhana: kontrak pintar.
Sebuah kesepakatan yang dijalankan sendiri, tanpa hakim, tanpa bank, hanya berkat kode.
Ini seperti jika Internet telah belajar untuk menepati janji.
