Pilihan Calon Ketua Fed Potensial Trump Dapat Mendefinisikan Kebijakan Moneter AS dan Pasar Kripto
Pertarungan untuk pemimpin berikutnya dari Federal Reserve semakin memanas saat pemerintahan Presiden Donald Trump mempersempit daftar kandidatnya menjadi lima orang yang terkenal. Setiap penantang membawa filosofi unik tentang suku bunga, pengendalian inflasi, dan regulasi keuangan — dan penunjukan mereka dapat membentuk kembali tidak hanya pasar tradisional tetapi juga seluruh lanskap aset digital.
Berita Federal Reserve yang beredar di Washington menunjukkan bahwa Trump bertujuan untuk mengumumkan pilihannya sebelum akhir tahun, dengan rekomendasi final diharapkan segera setelah Thanksgiving. Menteri Keuangan Scott Bessent mengonfirmasi bahwa pendekatan Ketua baru kemungkinan akan sejalan dengan visi ekonomi pro-pertumbuhan Trump, yang berpotensi menandai perubahan decisif menuju kondisi moneter yang lebih longgar pada tahun 2026.
Mengapa Pilihan Trump Bisa Mendefinisikan Ulang Lanskap Ekonomi
Trump telah berulang kali mengkritik Ketua Fed saat ini, Jerome Powell, karena terlalu lambat dalam memotong suku bunga selama periode perlambatan ekonomi. Oleh karena itu, pengangkatannya berikutnya diharapkan lebih memilih sikap agresif terhadap pertumbuhan — memprioritaskan suku bunga yang lebih rendah, likuiditas yang lebih mudah, dan kebijakan yang dirancang untuk merangsang pembentukan modal.
Daftar pendek termasuk lima pesaing: Christopher Waller, Michelle Bowman, Kevin Warsh, Kevin Hassett, dan Rick Rieder. Setiap nama mencerminkan keseimbangan yang berbeda antara loyalitas, pengalaman pasar, dan kredibilitas akademis. Hasil dari keputusan ini bisa memiliki implikasi mendalam bagi ekuitas, obligasi, dan terutama sektor crypto, di mana siklus likuiditas sering mencerminkan perubahan kebijakan Federal Reserve.
Untuk analisis yang sedang berlangsung tentang tautan makroekonomi dan pasar crypto, jelajahi Block2Learn —