Menurut beberapa laporan PBB dan keamanan siber internasional, Korea Utara terlibat dalam pencurian cryptocurrency berskala besar dan operasi pencucian uang untuk mendanai program senjata dan nuklirnya. Antara 2017 dan 2024, para ahli PBB mendokumentasikan sekitar 58 serangan siber yang menargetkan bursa kripto global dan platform blockchain, yang mengakibatkan pencurian hampir US $3 miliar aset digital. Dana ini dilaporkan dicuci melalui pencampur kripto dan diubah menjadi sumber daya untuk proyek rudal dan pertahanan Korea Utara. Dalam salah satu kasus 2024, peretas yang terkait dengan rezim mencuri sekitar US $147,5 juta, sementara pada awal 2025, US $1,65 miliar lainnya dilaporkan diambil dari berbagai bursa, termasuk Bybit. Meskipun Kim Jong Un sendiri tidak pernah berbicara secara publik tentang cryptocurrency, bukti menunjukkan bahwa Korea Utara secara strategis menggunakan kejahatan terkait kripto untuk menghindari sanksi global dan menghasilkan mata uang keras untuk ekonominya yang terbatas.

$BTC

BTC
BTC
67,531.18
-2.16%

$DOGE

DOGE
DOGE
0.09142
-2.09%

$XRP

XRP
XRP
1.3773
-2.79%

#MarketPullback #KimJongUn #WriteToEarnUpgrade #Write2Earn #wmk