The Federal Reserve baru saja mengumumkan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin, menandai langkah pelonggaran kedua pada tahun 2025. Keputusan ini datang di tengah meningkatnya ketakutan akan perlambatan ekonomi dan ketidakpastian yang disebabkan oleh penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung. Sementara pasar tradisional melihat ini sebagai sinyal keamanan, para trader crypto mencium peluang.

Mengapa? Suku bunga yang lebih rendah berarti uang yang lebih murah dan kekuatan USD yang lebih lemah, sering kali mendorong investor menuju aset berisiko tinggi dengan imbal hasil tinggi seperti Bitcoin dan altcoin. Secara historis, momen serupa — ketika likuiditas kembali — telah memicu rebound crypto yang besar. Saat Fed beralih dari memerangi inflasi ke melindungi pertumbuhan, narasi pasar mungkin berputar menuju “crypto sebagai lindung nilai terhadap ketidakstabilan moneter.”
Tapi ada twist: inflasi masih di atas target, dan beberapa anggota Fed menentang pemotongan agresif. Ketegangan itu bisa menciptakan volatilitas — bahan bakar yang sempurna untuk pergerakan crypto yang tajam.
Jadi, pertanyaan sebenarnya adalah: apakah pemotongan suku bunga ini akan memicu leg bull crypto berikutnya, atau akankah ketidakpastian membuat trader berhati-hati sampai penutupan berakhir?
📉💰 Tetap waspada — likuiditas bergerak cepat, dan begitu juga pasar.
👇 Apa pendapatmu — breakout bullish di depan atau pompa palsu lainnya?
Ikuti untuk analisis harian dan reaksi pasar crypto secara real-time!
#FedCutAnnouncement #FedCutExpectation ,

