AS dan China telah mencapai kesepakatan perdagangan satu tahun, dengan AS mengurangi tarif pada impor China dari 57% menjadi 47%. Perjanjian ini bertujuan untuk meredakan ketegangan antara dua raksasa ekonomi dan mempromosikan stabilitas perdagangan.¹
*Poin Kunci dari Perjanjian:*
- *Pengurangan Tarif*: AS akan mengurangi tarif pada impor China sebesar 10 poin persentase, dari 57% menjadi 47%.
- *Ekspor Bahan Baku Langka*: China telah setuju untuk menunda kontrol ekspor pada mineral bahan baku langka selama satu tahun, mengatasi kekhawatiran AS tentang akses ke komponen penting ini.
- *Pembelian Kedelai*: China telah berkomitmen untuk membeli 12 juta ton metrik kedelai AS hingga Januari dan 25 juta ton setiap tahun selama tiga tahun ke depan.
- *Kontrol Fentanyl*: China telah berjanji untuk mengambil "tindakan tegas" terhadap perdagangan fentanyl ilegal, yang merupakan perhatian utama bagi AS.
- *Energi dan Minyak*: China telah setuju untuk membeli energi dan minyak AS, dengan potensi kerjasama pada proyek ekspor LNG senilai $44 miliar di Alaska.
*Implikasi:*
- Perjanjian ini memberikan bantuan sementara dari ketegangan perdagangan, yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi global.
- Namun, para ahli memperingatkan bahwa keberhasilan perjanjian ini tergantung pada kepatuhan China dan keseluruhan trajektori hubungan AS-China.