Dunia keuangan tradisional sudah tidak sama lagi — dan Ripple baru saja menempatkan titik tebal dalam perdebatan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Pada panel IMF Oktober 2025, di samping perwakilan dari Dana itu sendiri, CEO Ripple Brad Garlinghouse menyatakan:
“Satu tahun yang lalu saya mengatakan bahwa bank akan mulai menggunakan $XRP XRP dalam pembayaran nyata. Dan saya ternyata benar.”
🌍 Prakiraan 2024 → Realitas 2025
Apa yang tampak sebagai pernyataan berani, telah menjadi kenyataan:
• SBI Remit — menggunakan $XRP untuk pengiriman lintas batas yang cepat dan murah di Asia.
• Santander — telah mengimplementasikan RippleNet untuk transaksi internasional dengan kecepatan penyelesaian yang rekor.
📈 ODL (On-Demand Liquidity) — bukan lagi sekadar konsep. Ini adalah infrastruktur pembayaran yang hidup, di mana XRP — bukan token, tetapi alat pergerakan uang yang nyata.
🏦 Langkah selanjutnya — bank akan menjadi penjaga aset kripto
Garlinghouse melangkah lebih jauh:
“Setahun dari sekarang Anda akan terkejut bahwa bank akan langsung menyimpan aset digital.”
Dia menekankan bahwa proses akan dimulai di Asia Tenggara, di mana regulasi sudah matang.
💡 Motifnya sederhana: keuntungan dan kejelasan aturan. Ketika bank melihat manfaat dan transparansi — mereka pergi ke tempat yang sebelumnya mereka takuti.
⚙️ Ripple mempersiapkan dasar untuk tahun 2026
Perusahaan sudah membangun ekosistem di sekitar XRP dan stablecoin RLUSD, memastikan penyelesaian instan dan likuiditas dalam waktu nyata.
Sekarang Ripple tidak mengejar sistem perbankan — ia sedang membangunnya kembali.
📊 2024 adalah tahun prakiraan.
📊 2025 — tahun konfirmasi.
📊 2026 bisa menjadi tahun ketika XRP menjadi standar untuk penyelesaian global.
“Ternyata, saya benar,” kata Garlinghouse.
Dan tampaknya, sejarah lagi-lagi berpihak padanya. ⚡
#XRP #Ripple #Garlinghouse #BlockchainRevolution #CryptoAdoption
