#FOMCMeeting #MarketPullback #Write2Earn Sebuah gelombang penjualan Bitcoin oleh pemegang jangka panjang (LTH) telah menarik perhatian komunitas kripto.

Menurut data yang dibagikan oleh analis CryptoQuant Maartunn, investor jangka panjang telah menjual sekitar 405.000 BTC selama 30 hari terakhir — menandai salah satu arus keluar terbesar dari "tangan berlian" di 2025.

Itu lebih dari $28 miliar (pada $70.000 per BTC) yang berpindah tangan dalam waktu hanya sebulan — sebuah tanda bahwa sentimen pasar di antara pemegang awal mungkin sedang berubah.

📉 Apa yang Data Sarankan

Pemegang jangka panjang (mereka yang memegang Bitcoin selama 155 hari atau lebih) sering dianggap sebagai tulang punggung stabilitas harga BTC. Ketika mereka mulai menjual, itu bisa menjadi sinyal:

1. Pengambilan keuntungan pada puncak siklus

2. Realokasi ke altcoin atau aset stabil

3. Antisipasi koreksi pasar jangka pendek

Data Maartunn menunjukkan bahwa sementara pemegang jangka pendek (STH) masih mengakumulasi, dompet yang lebih tua telah mulai melepas — berpotensi mengunci keuntungan setelah reli harga Bitcoin baru-baru ini.

💡 Mengapa Ini Penting

Penjualan besar-besaran oleh LTH tidak selalu menunjukkan kepanikan — terkadang, itu adalah bagian dari siklus rotasi alami di pasar Bitcoin. Secara historis, fase-fase ini terjadi dekat puncak lokal atau sebelum periode konsolidasi besar.

Jika sejarah terulang, ini bisa menjadi periode pendinginan jangka pendek sebelum langkah berikutnya Bitcoin ke atas.

Namun, jika tekanan jual meningkat, itu bisa mengarah pada:

Penurunan sementara dalam harga BTC

Volatilitas meningkat saat investor baru menyerap likuiditas

Peluang untuk rata-rata biaya dolar (DCA) pada level yang lebih rendah

🔍 Konteks Historis

Selama bull run sebelumnya — terutama 2017 dan 2021 — penjualan LTH serupa terjadi tepat sebelum koreksi tengah siklus. Setelah penjualan melambat, Bitcoin sering rebound lebih kuat, didukung oleh permintaan ritel yang diperbarui dan akumulasi institusional.

Pola ini mungkin sedang terulang di 2025, saat BTC mengkonsolidasikan setelah berbulan-bulan pergerakan naik yang didorong oleh aliran ETF dan aktivitas jaringan yang meningkat.

🧠 Wawasan Pasar: Reset yang Sehat?

Meskipun 405.000 BTC terdengar mengkhawatirkan, ini mungkin sebenarnya merupakan reset yang sehat untuk pasar. Rotasi likuiditas memungkinkan pembeli baru untuk masuk, sementara investor jangka panjang mengurangi risiko dan menyeimbangkan portofolio.

Trader harus memantau:

📊 Aliran masuk/keluar pertukaran — untuk mengukur tekanan jual yang sedang berlangsung

💵 Pertumbuhan pasokan stablecoin — tanda kekuatan beli yang menunggu di pinggir lapangan

🔥 Metode keuntungan/rugi yang direalisasikan di on-chain — untuk mengidentifikasi zona kapitulasi atau akumulasi

🪙 Bitcoin Sekilas

Metrik Nilai

Harga (per 3 Nov 2025) ~$70.200

Total BTC Terjual oleh LTH (30D) ~405.000 BTC

Total Pasokan BTC yang Dimiliki oleh LTH ~14,6 juta BTC

Sentimen Pasar Netral hingga Sedikit Bearish

Trend Aliran Bersih Pertukaran Aliran masuk meningkat (tekanan jual ringan)

📈 Apa yang Harus Dipantau Trader Selanjutnya

1. Dominasi BTC: Jika dominasi turun, modal bisa berputar ke altcoin berkapitalisasi besar.

2. Tingkat Pendanaan: Pendanaan yang tinggi mungkin menunjukkan posisi panjang yang terlalu panas.

3. Peristiwa Makro: CPI AS dan pembaruan kebijakan Fed tetap kunci untuk sentimen risiko.

#leeshah #orocryptotrends

Untuk saat ini, Bitcoin tetap di atas level dukungan utama, dengan grafik jangka panjang masih menunjukkan tren naik makro.