Ripple Menjamu Pejabat Perbendaharaan Inggris di Singapura saat Inggris Memperluas Strategi Digital Globalnya

Presiden Ripple Monica Long telah mengungkapkan bahwa perusahaan baru-baru ini menjamu Lucy Rigby, Sekretaris Ekonomi Inggris untuk Perbendaharaan, di kantor Ripple di Singapura untuk diskusi tentang aset digital dan inovasi keuangan.

Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya lebih besar Inggris untuk memperkuat posisinya sebagai pusat fintech dan aset digital global — langkah yang menarik perhatian baru dari komunitas crypto.

---

U.K. Membuka Pintu Lebih Lebar untuk Crypto

Monica Long membagikan foto dengan Rigby di media sosial, mengatakan:

> “Hebat menyambut Sekretaris Ekonomi U.K. @LucyRigby di kantor Ripple di Singapura untuk membahas bagaimana aset digital dapat meningkatkan daya saing dan pertumbuhan U.K., membangun statusnya sebagai salah satu pusat keuangan terkemuka di dunia.”

Sebagai Sekretaris Ekonomi, Rigby memainkan peran kunci dalam membentuk kebijakan ekonomi dan keuangan, termasuk pengawasan terhadap upaya U.K. untuk memodernisasi layanan keuangan dan menangani teknologi yang muncul seperti blockchain dan aset digital.

Kunjungannya ke Ripple — salah satu perusahaan blockchain paling terkemuka di industri pembayaran global — menunjukkan bahwa U.K. mengambil pendekatan yang semakin langsung untuk berinteraksi dengan pemimpin sektor swasta di bidang crypto dan fintech.

---

Mengapa Ripple Penting dalam Strategi Fintech U.K.

Pertemuan Ripple dengan Rigby ditafsirkan oleh banyak orang sebagai sinyal minat resmi dalam teknologi pembayaran blockchain. Interaksi semacam itu sering kali berfungsi sebagai semacam “diplomasi lunak” — di mana pemerintah mengeksplorasi kebijakan yang ramah inovasi melalui dialog dengan pemimpin industri.

Waktu juga selaras dengan ambisi pasca-Brexit U.K. Inggris secara aktif mencari untuk menarik lebih banyak investasi fintech dan aset digital saat mendefinisikan kembali perannya di panggung keuangan global. Keahlian Ripple dalam pembayaran lintas batas dan penyelesaian on-chain menjadikannya mitra alami untuk diskusi semacam itu.

Kemampuan Ripple untuk beroperasi secara efektif meskipun menghadapi tantangan regulasi di AS juga menambah kredibilitasnya sebagai perusahaan berorientasi kepatuhan dan kelas perusahaan — kualitas yang mungkin menarik bagi regulator U.K. yang membentuk kebijakan crypto di masa depan.

Pengamat menyarankan bahwa keterlibatan yang lebih erat antara Ripple dan pembuat kebijakan U.K. dapat membantu membentuk regulasi yang ramah crypto, berpotensi membuka miliaran nilai melalui infrastruktur keuangan yang lebih cepat, lebih murah, dan lebih efisien.

---

Dorongan Crypto yang Lebih Luas dari U.K.

Pemerintah U.K., di bawah administrasi Buruh, telah berupaya untuk memperkuat kerangka aset digitalnya dan memperkuat peran London sebagai pusat keuangan global. Pembaruan kebijakan terbaru mencakup:

Regulasi stablecoin yang lebih jelas,

Pilot tokenisasi untuk aset dunia nyata, dan

Insentif untuk inovasi blockchain yang bertujuan mendorong pertumbuhan PDB.

Pada bulan April, Kanselir Rachel Reeves mengumumkan rencana untuk kolaborasi yang lebih dalam antara U.K.–AS pada regulasi crypto, menekankan bahwa keselarasan internasional akan menjadi kunci untuk mempertahankan kepemimpinan U.K. dalam keuangan digital.

Cassie Craddock dari Ripple juga mengisyaratkan bahwa perusahaan berencana untuk memanfaatkan kolaborasi ini, menandakan keselarasan yang semakin meningkat antara pembuat kebijakan dan perusahaan blockchain.

Namun, kerangka regulasi U.K. tetap dalam proses. Sebuah rezim crypto yang komprehensif tidak diharapkan sampai 2026, karena pemerintah terus berkonsultasi dengan pelaku industri untuk mencapai keseimbangan antara inovasi dan perlindungan konsumen.

---

Bersaing untuk Panggung Global

Dengan New York, Hong Kong, dan Singapura semuanya bersaing untuk dominasi dalam keuangan digital, U.K. sedang berlomba untuk mengembalikan pengaruhnya. Mengadopsi inovasi blockchain dan fintech semakin dilihat sebagai langkah strategis untuk tetap kompetitif di lanskap keuangan yang cepat berubah.

Pertemuan Ripple dengan Rigby, maka, mungkin bukan hanya kunjungan simbolis — itu bisa menandai langkah lain menuju U.K. mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam era berikutnya infrastruktur keuangan global.

#Digitalblockchain #cryptotrading