Produsen mobil besar semakin aktif menerapkan blockchain untuk membuat produksi dan layanan lebih transparan dan aman.

BMW menggunakan blockchain untuk melacak rantai pasokan: setiap bagian dicatat dalam registri, yang mengurangi risiko pemalsuan.
Mercedes-Benz menguji tokenisasi kredit karbon untuk mengontrol emisi dan memenuhi standar lingkungan.

Toyota menerapkan blockchain dalam sistem car-sharing: data tentang perjalanan dan pembayaran disimpan dalam jaringan yang aman, yang meningkatkan kepercayaan antara pelanggan.

Ford mengimplementasikan blockchain untuk pengelolaan cerdas pengisian daya mobil listrik dan optimasi konsumsi energi.

Akhirnya, blockchain membantu raksasa otomotif mengurangi biaya, memerangi penipuan, dan meningkatkan pengalaman pengguna.