Pertama kali kamu berpikir bahwa kakimu yang mengangkatmu… kamu akan jatuh.
Karena yang berpikir bahwa otot dan pengalamannya serta langkah-langkahnya adalah penyebab keteguhannya saja… ia melupakan kenyataan.
Keteguhan yang sebenarnya tidak pernah berasal dari kita. Keteguhan berasal dari Tuhan semesta alam.
“Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah” Bukan sekadar kata… Ia adalah sandaran, dan ketenangan, dan perisai yang melindungimu dari jatuh yang datang saat manusia merasa terlalu tenang.
Bergantunglah kepada Allah… Dia akan menguatkanmu. Dan berusahalah… Dia akan mengangkatmu. Tetapi bergantung hanya pada diri sendiri… akan melelahkan hati sebelum tubuh.
Dan ketahuilah bahwa kebahagiaan tidak ada di dunia ini, atau di antara manusia… Kebahagiaan ada dalam kedekatan-Nya. Dan selain itu adalah berubah, akan sirna.
Dan siapa yang mengenal pintu Tuhannya… tidak akan takut jatuh, karena siapa yang diangkat oleh Allah tidak ada manusia yang bisa menjatuhkannya, dan tidak ada kehidupan yang bisa mengguncangnya.
Dan ingatlah selalu makna hadis: Jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu… mereka tidak akan bisa kecuali dengan apa yang telah ditentukan oleh Allah. Dan jika mereka berkumpul untuk membantumu… mereka tidak akan bisa kecuali dengan apa yang telah diizinkan.
Maka ingatlah, dan bertawakkallah, dan tenanglah… karena mengingat adalah kehidupan bagi hati.
Penafian: Berisi opini pihak ketiga. Bukan nasihat keuangan. Dapat berisi konten bersponsor.Baca S&K.