Peluncuran penuh ISO 20022 sekali lagi memicu diskusi seputar klaim yang telah lama berjalan di ruang crypto: “Cryptocurrency yang mematuhi ISO 20022.”
Sebuah pos terbaru oleh ScamDetective5 menyoroti klarifikasi resmi ISO, yang secara langsung menangani informasi yang salah yang meluas di sekitar topik ini.
⚪Apa yang Sebenarnya Dikatakan ISO
Menurut pernyataan yang dibagikan dari materi resmi ISO:
Tidak ada cryptocurrency yang mematuhi ISO 20022.
ISO 20022 adalah standar pesan yang digunakan oleh lembaga keuangan — bukan registri untuk aset digital.
Pengidentifikasi Token Digital (DTI) termasuk dalam ISO 24165, yang merupakan standar yang sepenuhnya terpisah.
ScamDetective5 menekankan bahwa banyak narasi yang mengklaim koin tertentu — termasuk XRP — adalah "sesuai" telah dilebih-lebihkan atau disalahpahami.
⚪Bagaimana Tanggapan Komunitas
Diskusi dengan cepat meningkat:
Satu pengguna berargumen bahwa analis seperti SMQKE hanya membagikan dokumen yang mereka yakini akurat.
Orang lain menunjukkan bahwa beberapa influencer telah berulang kali melabeli aset seperti XRP sebagai sesuai ISO 20022, meskipun ISO telah menjelaskan bahwa ini bukanlah kasusnya.
Pertukaran ini menyoroti betapa mudahnya standar teknis dapat disalahartikan di komunitas crypto yang bergerak cepat.
⚪Mengapa Ini Penting
Perdebatan tidak tentang utilitas atau adopsi XRP — ini tentang mengoreksi kesalahpahaman teknis.
Klarifikasi ISO memperkuat perbedaan penting:
Lembaga keuangan menggunakan ISO 20022.
Kryptocurrency itu sendiri tidak dapat "sesuai ISO 20022."
Seiring narasi berkembang, akurasi menjadi kritis — terutama ketika diskusi ini dapat membentuk ekspektasi komunitas.
#NewsAboutCrypto #BTCVolatility #markepullback


