Bulan lalu, saya menghadiri acara offline game Web3 dan bertemu beberapa teman dari Asia Tenggara, mereka semua mengelola guild game lokal. Dalam percakapan, saya menemukan bahwa banyak dari mereka sebenarnya adalah bagian dari jaringan guild YGG.
YGG saat ini memiliki 8 mitra guild regional, mencakup Asia Tenggara, Amerika Latin, Eropa Timur, dan daerah lainnya. Model ekspansi ini sangat menarik, bukan YGG yang membuka cabang di setiap tempat, melainkan bekerja sama dengan tim lokal, membiarkan mereka menggunakan merek dan sumber daya YGG.
Keuntungan dari model ini sangat jelas. Pertama adalah lokalitas, budaya game, kebiasaan pembayaran, dan lingkungan regulasi di setiap daerah berbeda, tim lokal lebih memahami cara mengoperasikannya. Kedua adalah biaya, tidak perlu memelihara tim sendiri, mengurangi risiko ekspansi. Terakhir adalah kecepatan, dapat berkembang di beberapa daerah sekaligus, tidak perlu satu per satu.
Salah satu kasus yang saya ketahui adalah YGG SEA (Asia Tenggara). Mereka memiliki bisnis di Filipina, Indonesia, dan Vietnam, mengelola ribuan pemain. Banyak dari pemain ini adalah orang yang pertama kali接触 cryptocurrency, yang masuk melalui permainan. YGG SEA tidak hanya menyediakan aset permainan, tetapi juga melakukan pelatihan pendidikan, mengajarkan pemain bagaimana menggunakan dompet dan bagaimana bertransaksi.
Tetapi pola ini juga memiliki tantangan. Masalah terbesar adalah konsistensi merek. Setiap guild regional memiliki gaya operasi sendiri, bagaimana memastikan mereka semua sesuai dengan standar YGG? Jika ada masalah di salah satu guild regional, apakah itu akan mempengaruhi reputasi YGG secara keseluruhan?
Ada juga masalah pembagian keuntungan. Guild regional menggunakan merek dan sumber daya YGG, tetapi bagaimana dengan pembagian hasil? Bagaimana dengan pembagian hak keputusan? Semua ini memerlukan mekanisme yang dirancang dengan cermat untuk menyeimbangkan.
Saya melihat data di blockchain, dan menemukan bahwa ada perbedaan besar dalam tingkat aktivitas guild regional yang berbeda. Guild di Asia Tenggara paling aktif, diikuti oleh Amerika Latin, sementara daerah lainnya relatif sedikit. Hal ini mungkin berkaitan dengan tingkat ekonomi lokal dan penerimaan cryptocurrency. Di beberapa negara berkembang, daya tarik Play-to-Earn lebih besar.
Pendekatan YGG adalah memberikan dukungan teknologi dan dana, tetapi membiarkan guild regional tetap beroperasi secara independen. Ini mirip dengan model waralaba McDonald's, di mana kantor pusat menyediakan merek dan standar, sementara pemilik waralaba bertanggung jawab atas operasional yang konkret.
Dengan bekerja sama dengan proyek permainan, infrastruktur Web3, dan guild, YGG telah mengatasi tantangan utama di industri permainan. Jaringan ini bukan sekadar aliansi, tetapi ekosistem dengan kepentingan bersama. Setiap peserta dapat memperoleh manfaat, yang menjamin stabilitas jaringan.
Menariknya, beberapa guild regional mulai mengembangkan ciri khas mereka sendiri. Misalnya, ada yang fokus pada jenis permainan tertentu, ada yang fokus pada kelompok pengguna tertentu. Spesialisasi ini membuat seluruh jaringan lebih efisien.
Tetapi saya juga memperhatikan satu masalah, yakni kolaborasi antara guild regional masih kurang. Setiap guild berkembang di wilayah mereka sendiri, dan kolaborasi antar wilayah sangat sedikit. Hal ini mungkin melewatkan beberapa peluang, seperti turnamen antar wilayah, pertukaran pemain, dan sebagainya.
Dari sudut pandang token YGG, jaringan guild regional telah meningkatkan skenario penggunaan token. Setiap guild memerlukan token YGG untuk berpartisipasi dalam pemerintahan dan mendapatkan sumber daya. Ini menciptakan permintaan yang nyata, bukan sekadar spekulasi.
Saya merasa bahwa ekspansi desentralisasi ini adalah pilihan yang tepat. Web3 sendiri adalah desentralisasi, menjalankannya dengan cara terpusat justru terasa aneh. Biarkan tim di berbagai daerah berkembang secara mandiri, sambil menjaga hubungan yang longgar, ini mungkin adalah pola yang paling sesuai.
Tetapi di tingkat pelaksanaan masih banyak detail yang perlu disempurnakan. Misalnya, bagaimana menilai kinerja guild regional? Bagaimana menangani sengketa? Bagaimana memastikan distribusi sumber daya yang adil? Semua ini memerlukan waktu untuk dijelajahi.
Dalam jangka panjang, jika jaringan guild regional YGG berhasil, itu bisa menjadi infrastruktur penting untuk permainan Web3. Bayangkan sebuah jaringan guild permainan yang mencakup seluruh dunia, di mana setiap permainan baru dapat dengan cepat mendapatkan pengguna melalui jaringan ini. Visi ini sangat besar, tetapi sulit untuk diwujudkan.
Saat ini, YGG tampaknya berjalan cukup stabil di jalur ini. Mereka tidak terburu-buru untuk ekspansi, tetapi memilih mitra yang berkualitas. Kehati-hatian ini sulit ditemukan di industri kripto. Semoga mereka dapat mempertahankan ritme ini dan membangun jaringan global ini secara bertahap.
@Yield Guild Games #YGGPla $YGG

