#BTCRebound90kNext? Bitcoin telah kembali berada di sekitar 90.000 dolar setelah koreksi yang kuat, memicu debat tentang apakah level ini dapat menjadi titik awal untuk dorongan bullish baru. Penurunan sebelumnya hingga 89.420 dolar, level terendah sejak Februari, membangkitkan alarm di pasar, terutama setelah mencapai puncak historis 126.250 dolar hanya enam minggu sebelumnya.

Rebound menuju 91.000 dolar dijelaskan oleh kondisi teknis yang jenuh jual dan upaya untuk menstabilkan di sekitar dukungan kunci 90.000 dan 90.800 dolar. Namun, indikator menunjukkan sentimen campuran: sementara beberapa trader melihat peluang beli, aliran 1.400 juta dolar ke bursa menunjukkan tekanan jual dan kehati-hatian dalam jangka pendek.

Konteks makroekonomi menambah ketidakpastian. Federal Reserve mempertahankan probabilitas 80% untuk memangkas suku bunga pada bulan Desember, yang dapat menguntungkan Bitcoin sebagai aset safe haven. Namun, volatilitas global, dengan data inflasi tinggi di negara-negara seperti Mesir (12,5%) dan Brasil (15%), bersama dengan pembatasan regulasi baru di China, membatasi kepercayaan investor.

Pertanyaan tentang apakah Bitcoin akan mengkonsolidasikan rally baru di atas 90.000 dolar tergantung pada interaksi antara faktor teknis dan makroekonomi. Pasar kripto telah menunjukkan ketahanan, tetapi tekanan jual dan ketidakpastian regulasi memaksa untuk tetap memiliki pandangan yang hati-hati. Level 90.000 dolar menjadi termometer penting: melewati batas tersebut dengan kuat dapat membuka jalan menuju pemulihan yang berkelanjutan, sementara kehilangan level tersebut akan mengaktifkan kembali ketakutan akan koreksi yang lebih dalam.