Analis sedang melacak serangkaian tekanan makro yang terbangun di bawah permukaan, dan banyak dari mereka tampaknya berkumpul sekitar 2026.
Ini bukan percakapan resesi biasa atau diskusi stres perbankan, fokusnya beralih ke risiko obligasi pemerintah, yang berada di pusat sistem keuangan global.
📌 Sinyal Awal: Indeks MOVE
Volatilitas pasar obligasi meningkat lagi, secara historis salah satu indikator paling awal bahwa kondisi pendanaan global semakin ketat.
🌍 Tiga Titik Tekanan Utama Bergerak Secara Bersamaan
1️⃣ Kebutuhan Pendanaan Treasury AS
AS diperkirakan akan menerbitkan jumlah utang jangka panjang yang signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Sementara itu:
Defisit tinggi
Biaya bunga meningkat
Partisipasi lelang melemah
Penawaran asing telah melemah
Neraca dealer mengalami tekanan
Kombinasi ini meningkatkan risiko lelang Treasury jangka panjang yang volatile, yang secara historis memicu guncangan pasar yang lebih luas.
2️⃣ Yen Jepang & Perdagangan Carry Global
Jepang adalah salah satu pemegang terbesar Treasury AS.
Jika USD/JPY naik tajam, Bank of Japan mungkin perlu campur tangan, menyebabkan perdagangan carry global terurai.
Ini dapat mendorong volatilitas Treasury semakin tinggi.
3️⃣ Stres Utang Pemerintah Lokal Tiongkok
Kendaraan pembiayaan pemerintah daerah Tiongkok (LGFVs) dan sistem kredit yang berlebihan terus menghadapi tekanan.
Setiap kegagalan signifikan dapat memengaruhi yuan, komoditas, pasar berkembang, dan aliran pendanaan global.
🔍 Mengapa Ini Penting
Treasuries membentuk harga dasar untuk:
Hipotek
Kredit korporat
Mata uang global
Derivatif
Pasar repo
Sistem jaminan
Ketika ujung panjang menjadi tidak stabil, segala sesuatu yang dibangun di atasnya bereaksi.
🕒 Apa yang Dapat Memicu Guncangan yang Lebih Luas?
Analis menyoroti satu kemungkinan pemicu:
lelang obligasi pemerintah AS 10 tahun atau 30 tahun yang lemah.
Lelang yang mengecewakan bisa menyebabkan:
Hasil yang lebih tinggi
Dolar yang lebih kuat
Stres pendanaan
Likuiditas berkurang
Volatilitas di pasar global
Jenis pergerakan ini dapat menyebar dengan cepat.
📉 Fase 1: Stres Pasar Jangka Pendek
Dalam skenario guncangan pendanaan, pasar sering melihat penyesuaian cepat:
Hasil obligasi bergerak tajam
Dolar menguat
Likuiditas menyusut
Spread kredit melebar
Mata uang global bereaksi
Aset berisiko menghadapi tekanan
Ini bukan krisis solvabilitas — ini adalah peristiwa pendanaan/lokasi likuiditas, yang secara historis bergerak cepat.
💧 Fase 2: Bank Sentral Masuk
Jika tekanan meningkat, bank sentral bisa merespons dengan:
Alat likuiditas
Tukar baris
Langkah-langkah stabilisasi
Intervensi yang ditargetkan
Operasi pembelian kembali
Tindakan ini cenderung mengembalikan stabilitas pendanaan.
🚀 Fase 3: Jendela Kesempatan
Setelah likuiditas kembali, secara historis:
Hasil riil mereda
Emas sering menguat
Perak mendapatkan momentum
Bitcoin dan teknologi pulih
Komoditas mungkin bergerak lebih tinggi
Dolar akhirnya mendingin
Lingkungan ini dapat menciptakan tren multi-tahun.
🗓 Mengapa 2026?
Beberapa siklus global — kebutuhan pendanaan, tekanan mata uang, dan stres kredit — tampaknya mencapai puncaknya pada waktu yang sama.
Kenaikan indeks MOVE baru-baru ini adalah salah satu sinyal awal yang diperhatikan analis dengan cermat.
Kapan:
MOVE + USD/JPY + tren yuan + hasil jangka panjang
semuanya bergeser bersama…
itu biasanya merupakan tanda bahwa kondisi pendanaan global semakin ketat.
🔚 Perspektif Akhir
Ekonomi dapat menyerap perlambatan — tetapi pergerakan yang kacau di pasar Treasury memiliki efek riak yang lebih luas.
2026 diperkirakan menjadi tahun di mana beberapa kekuatan makro bertemu, menciptakan baik risiko maupun peluang jangka panjang di seluruh aset global.
