🐒 El MONKY PERDIDO: La Historia de una Memecoin

En el frenético mundo de las criptomonedas, la narrativa lo es todo. Hace casi un

año, en diciembre de 2024 , la memecoin Wise Monkey (MONKY) irrumpió en escena con una de las estrategias de lanzamiento (TGE) más ambiciosas y un airdrop masivo que prometía un despegue estelar.

Inspirado en el proverbio de los "Tres Monos Sabios" (no ver, no oír, no hablar

el mal), MONKY se propuso convertirse en un fenómeno cultural. El proyecto se

participa con ecosistemas líderes como Floki Inu ($FLOKI) y ApeCoin

($APE)

❓ La Promesa y la Realidad un Año Después

Un año después, la euforia inicial ha sido reemplazada por una observación crucial:

Se esperaba un listado de Spot en las principales plataformas.

El token está listado y se negocia en CEX de segundo nivel y en DEX (PancakeSwap).

Binance cumplió con la distribución , pero oficialmente nunca garantizó el listado. La

cotización en la plataforma líder sigue pendiente.

Harga (Rekor Tertinggi)

Potensi tinggi setelah TGE (sekitar $0.00003281 USD ).

Harga telah terdepresiasi

secara signifikan sejak ATH, mencerminkan kurangnya katalis untuk

adopsi massal.

Pelajaran dari Mono yang Hilang

Kisah MONKY adalah pengingat yang kuat bagi komunitas kripto:

Dukungan Airdrop$\neq$Listing Spot : Dukungan logistik dari exchange untuk

distribusi token (airdrop) tidak berarti bahwa token akan memenuhi kriteria ketat untuk listing.

Pentingnya Utilitas Berkelanjutan: Selain dari hype awal dan airdrop besar, kelangsungan jangka panjang dari sebuah memecoin, terutama di pasar bearish, memerlukan pengembangan dan utilitas nyata, bukan hanya narasi.

"Mono yang Hilang" sebenarnya tidak hilang, tetapi berada di pasar yang kompetitif, diperdagangkan pada nilai yang jauh lebih rendah dari puncak peluncurannya. Masa depannya akan tergantung pada apakah ia mampu menghasilkan penggunaan nyata atau hanya akan tetap sebagai anekdot dari airdrop besar dan harapan besar yang tidak sepenuhnya terwujud.

#Monky #MONKYAirdrop