Menurut data The Block dan CryptoCompare, total volume perdagangan spot di bursa kripto terpusat pada bulan November hanya mencapai $480–510 miliar — ini adalah angka terendah sejak Juni 2025, ketika pasar diperdagangkan pada level $450 miliar setelah keruntuhan Terra. Penurunan dibandingkan Oktober hampir 38 %.

Bursa top yang paling terkena dampak:

- Binance: −41 % (hingga $220 miliar)

- Bybit dan OKX: −35–37 %

- Coinbase: −29 %

Derivatif juga mengalami penurunan: volume futures dan perpetual turun 32 %, minat terbuka menyusut sebesar $18 miliar.

Analis menjelaskan bulan 'kering' dengan tiga faktor:

1) Tidak adanya tren jelas setelah Bitcoin mencapai ATH $126.000;

2) Keluar dari trader ritel karena pasar yang membosankan 90–100k;

3) Pindahnya likuiditas ke produk staking dan RWA dengan 15–25 % APY.

Para ahli Kaiko mencatat: ketika volume bulanan spot turun di bawah $600 miliar, pasar biasanya memasuki fase akumulasi atau koreksi mendalam. Secara historis, bulan Desember membawa peningkatan volume sebesar 20–60 %, tetapi kali ini banyak yang menunggu 'rally Natal' dengan ketakutan.

Jangan lewatkan sinyal kunci! Berlangganan di #MiningUpdates — grafik harian, analisis, dan wawasan pertama.

#CryptoVolumeSpike #tradingvolume #CryptoWinter2025 #DataPertukaran #Binance #Bybit #Coinbase #PasarKripto #PembaruanPenambangan #Bitcoin2025 #RWA #Staking