🔥 Temuan Baru Mengungkap ‘Operasi Choke Point 2.0’ — Sebuah Serangan Terkoordinasi terhadap Aset Digital?
Sebuah laporan kongres yang mengejutkan baru saja mengonfirmasi apa yang ditakuti banyak orang di komunitas kripto selama bertahun-tahun:
👉 Pemerintah AS terlibat dalam upaya yang disengaja dan terkoordinasi untuk menghentikan industri kripto.

Menurut Komite Layanan Keuangan DPR, regulator di bawah pemerintahan Biden membatasi akses ke layanan perbankan, mendesak bank untuk memutuskan perusahaan kripto — strategi yang disebut kritikus sebagai “Operasi Choke Point 2.0.”
Pengungkapan ini menimbulkan kekhawatiran serius tentang regulasi yang adil, inovasi, dan daya saing global Amerika.
Mari kita uraikan 👇
---
🕵️♂️ Apa sebenarnya Operasi Choke Point 2.0?
Laporan ini, dipimpin oleh Ketua French Hill, menggambarkan pola tekanan regulasi di balik layar yang menargetkan perusahaan crypto.
💥 Bank dihalangi—bahkan diintimidasi—dari bekerja dengan perusahaan crypto.
💥 Perusahaan crypto didebank tanpa penjelasan.
💥 Regulator menggunakan peringatan samar dan pengawasan berlebihan untuk menciptakan ketakutan.
Perusahaan crypto bergantung pada bank untuk:
Menahan dana pelanggan
Memproses transaksi
Akun operasional
Memutus mereka secara efektif mencekik industri dari dalam.
Ini bukan penegakan acak. Laporan ini menyebutnya sebagai penekanan sistematis terhadap sektor keuangan yang muncul.
---
🏛️ Agensi mana yang terlibat?
Penyelidikan menunjukkan kampanye tekanan multi-agensi, termasuk:
⚖️ SEC (Komisi Sekuritas dan Bursa)
Dituduh menggunakan aturan yang tidak jelas dan berubah-ubah
Menciptakan ketakutan tentang apakah aset crypto adalah “sekuritas”
Bank menghindari crypto untuk menghindari masalah SEC
🏦 Federal Reserve
Menunda persetujuan piagam bank
Menerapkan pengawasan ekstra terhadap bank yang menjelajahi layanan crypto
🛡️ FDIC & OCC
Dengan tenang menekan institusi untuk menjauh dari crypto
👉 Bersama-sama, agensi-agensi ini mengirimkan satu pesan:
“Jika Anda bekerja dengan crypto, Anda adalah target.”
---
💣 Konsekuensinya: Sebuah Pukulan bagi Inovasi
Laporan tersebut menguraikan kerusakan jangka panjang yang signifikan:
🌎 1. Inovasi Didorong ke Luar Negeri
Startup crypto pindah ke Eropa, UEA, Singapura — tempat-tempat dengan aturan yang lebih jelas.
👨💻 2. Pengurasan Otak
Pengembang, pengusaha, dan pekerjaan teknologi tinggi meninggalkan AS.
😟 3. Konsumen Terluka
Dengan lebih sedikit layanan crypto di AS:
On-ramps menjadi lebih sulit
Transaksi ditunda
Pengguna beralih ke platform asing yang kurang diatur
🇺🇸 4. Amerika Tertinggal
Negara lain memimpin keuangan digital sementara AS terjebak di masa lalu.
---
🌅 Apakah Ada Jalan ke Depan untuk Crypto di Amerika?
Ya — tetapi hanya jika Kongres bertindak.
Laporan ini menyerukan undang-undang yang jelas, bukan ancaman samar atau “peraturan melalui penegakan.”
📜 RUU yang sedang dipertimbangkan bertujuan untuk:
Definisikan aset crypto
Jelaskan apakah mereka masuk di bawah SEC atau CFTC
Sediakan batasan untuk inovasi
Izinkan bank untuk dengan percaya diri bekerja dengan perusahaan crypto yang sah
Kerangka modern dapat membawa AS kembali ke posisi kepemimpinan.
---
🧭 Kesimpulan: AS Berdiri di Persimpangan Jalan
Laporan House menggambarkan gambaran yang jelas:
❌ Pemerintah memilih penekanan daripada kerja sama
❌ Inovasi diperlambat — bukan karena risiko, tetapi karena ketakutan
✔️ Solusi sekarang terletak pada transparansi, kejelasan, dan l
legislasi
Perlombaan global untuk kepemimpinan blockchain telah dimulai.
👉 Apakah Amerika menang tergantung pada apa yang terjadi selanjutnya.
#CryptoNews #bitcoin #CryptoRegulation #blockchain #CryptoMarket
