Pasar crypto sudah condong ke arah ekspektasi Federal Reserve yang lebih "dovish" di bulan Desember—artinya para trader berharap pada kebijakan yang lebih lunak dan kemungkinan pemotongan suku bunga. Tetapi lonjakan tiba-tiba dalam imbal hasil obligasi pemerintah Jepang telah mengguncang keadaan. Langkah dari Jepang itu telah membawa risiko likuiditas global kembali ke sorotan dan mengingatkan pasar bahwa kondisi dapat berubah dengan cepat.
Karena itu, kita kemungkinan akan melihat volatilitas yang terus berlanjut dalam beberapa minggu ke depan. Beberapa hal yang mempengaruhi ini:
🔥Trader makro sedang mengubah posisi mereka.
Ketika peristiwa global besar berubah—seperti guncangan obligasi, kejutan bank sentral, atau fluktuasi mata uang—investor yang fokus pada makro cenderung melakukan rebalancing dengan cepat, dan langkah mereka berdampak pada crypto dan aset berisiko lainnya.
🔥Pengetatan Kuantitatif (QT) akan segera berakhir.
Pengurangan QT berarti Fed akan berhenti menguras likuiditas dari sistem. Pasar sedang mencoba memahami bagaimana keseimbangan baru ini terlihat dan seberapa banyak dukungan yang mungkin (atau mungkin tidak) disediakannya.
🔥Fed memasuki tahap keputusan suku bunga terakhir sebelum pemilihan umum AS.
Ini adalah periode yang secara historis sensitif. Keputusan kebijakan menjadi lebih hati-hati, dan pasar mencoba memprediksi langkah besar terakhir Fed sebelum kebisingan politik meningkat.
#BTC86kJPShock #JapanYields #Bitcoincrash
