Apakah Anda sudah membeli Bitcoin karena "terlihat murah" setelah penurunan, hanya untuk melihat harga jatuh lebih jauh? Ini terjadi ketika kita hanya melihat grafik dan mengabaikan apa yang terjadi di belakang layar.
Hari ini, saya akan mengajarkan Anda strategi sederhana untuk menyaring entri palsu dengan menggabungkan Analisis Teknikal dan Analisis On-Chain.
1. Kesalahan Umum: Mengandalkan hanya pada RSI
Banyak trader melihat RSI (Indeks Kekuatan Relatif) di bawah 30 dan berpikir: "Sudah overbought, saatnya membeli!".
Hati-hati: Dalam tren turun yang kuat, RSI bisa tetap "overbought" selama berminggu-minggu sementara harga terus menurun. RSI mengatakan bahwa harga jatuh dengan cepat, tetapi tidak menjamin bahwa itu sudah berhenti.
2. Konfirmasi: Aliran Bursa (Exchange Net Flow)
Untuk memiliki keyakinan, Anda perlu tahu apa yang dilakukan "Paus" (investor besar). Di sinilah data On-Chain masuk.
Strategi Emas:
Carilah KONFLUENSI (ketika dua sinyal mengatakan hal yang sama):
* ✅ Sinyal 1 (Grafik): RSI di bawah 30 pada 4H atau Harian (Aset sedang "diskon").
* ✅ Sinyal 2 (On-Chain): Aliran Bersih Bursa NEGATIF (Outflow).
Mengapa ini berfungsi?
Jika harga turun (grafik merah), tetapi Anda melihat jumlah besar BTC keluar dari bursa ke dompet dingin (Outflow), itu berarti Uang Pintar sedang mengakumulasi dan mengeluarkan pasokan dari pasar.
* Kurang Penawaran + Harga Rendah = Ledakan Harga yang akan datang. 🚀
Skenario Kebalikan (Perangkap ⚠️):
Jika RSI rendah, tetapi Aliran Bursa POSITIF (banyak BTC masuk ke bursa), JANGAN BELI. Para paus mengirimkan koin untuk dijual di pasar. Dukungan akan pecah.
💡 Tip dari Master:
Jangan coba menebak dasar yang tepat. Tunggu On-Chain mengkonfirmasi bahwa penurunan telah berhenti sebelum menempatkan pesanan Anda.
💬 Dan Anda? Menggunakan data On-Chain atau hanya beroperasi dengan melihat lilin? Komentar di bawah tentang kesulitan terbesar Anda hari ini! 👇 Ikuti untuk lebih banyak tips!


