Interaksi pasar dengan berita bukanlah proses acak, tetapi merupakan bagian penting dari analisis fundamental, dan bergantung pada pemahaman mendalam tentang cara berpikir trader dan bagaimana mereka merespons informasi baru. Karena volume berita besar dan bervariasi, kemampuan untuk mengklasifikasikan dan menentukan bobotnya adalah hal yang penting bagi siapa pun yang berurusan dengan pasar keuangan.

Pertama: Apa yang diberitahukan pergerakan harga saat berita dirilis?

Saat berita penting tiba di pasar, pergerakan harga dapat dibaca sebagai berikut:

Berita positif tanpa kenaikan harga → biasanya mencerminkan aksi distribusi atau keluar dari pasar. Berita positif dengan kenaikan yang jelas → biasanya merupakan kenaikan sementara yang didorong oleh momentum berita. Berita positif dan harga stabil → pasar dalam fase akumulasi dan menunggu. Berita negatif dengan penurunan yang kuat → kondisi penjualan intensif atau yang dikenal sebagai “pengusiran”. Berita negatif dengan harga stabil → akumulasi tenang dan persiapan untuk pergerakan selanjutnya.

Model-model ini menunjukkan bahwa berita saja tidak cukup, tetapi harus memantau reaksi harga, karena itu mengungkapkan apa yang sebenarnya direncanakan pasar.

Kedua: Tidak semua berita memiliki pengaruh yang sama

Berita tidak setara, dan dampaknya bervariasi tergantung pada sifat, waktu, dan hubungannya dengan kondisi ekonomi. Beberapa berita memiliki dampak yang langsung dan kuat, sementara yang lain menunjukkan dampaknya secara bertahap seiring waktu, dan ada berita yang dampaknya berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Jenis berita yang paling berpengaruh:

Berita ekonomi global (Makro):

Seperti kebijakan bank sentral, keputusan suku bunga, laporan inflasi dan pengangguran.

Peristiwa politik dan geopolitik:

Perang, sanksi, pemilihan, ketegangan internasional, perjanjian dagang.

Berita perusahaan dan aset keuangan:

Hasil laba, rencana merger dan akuisisi, kebangkrutan, pembaruan proyek cryptocurrency.

Pernyataan dari tokoh berpengaruh di pasar:

Seperti para gubernur bank sentral, investor besar, atau pemimpin negara.

Ketiga: perbedaan antara berita yang diharapkan dan yang mengejutkan

Berita yang diharapkan:

Pasar sebelumnya menggabungkan pengaruhnya ke dalam harga (Priced in), sehingga reaksi biasanya lemah atau terbatas.

Berita mendadak:

menyebabkan pergerakan cepat dan kuat segera karena belum dihitung sebelumnya dalam harga.

Keempat: pasar bergerak sesuai dengan ekspektasi... bukan angkanya sendiri

Apa yang penting bagi trader adalah perbandingan antara kenyataan dan apa yang diharapkan, bukan hanya angkanya.

Contoh:

Jika yang diharapkan untuk inflasi adalah 3%, dan data keluar pada 3,2%, biasanya dianggap negatif untuk dolar dan saham karena lebih buruk dari ekspektasi.

Aturannya di sini:

Lebih baik dari yang diharapkan = positif Lebih buruk dari yang diharapkan = negatif Kelima: bagaimana kita mengukur bobot berita dan pengaruhnya?

Untuk mengevaluasi suatu berita, tiga elemen dasar harus diperhatikan:

1. Kekuatan berita itu sendiri

Keputusan suku bunga atau perubahan kebijakan moneter memiliki dampak yang jauh lebih besar daripada pernyataan investor atau pejabat, tidak peduli seberapa terkenalnya mereka.

2. Kondisi pasar saat ini

Berita yang sama bisa memiliki dampak yang berbeda tergantung pada kondisi pasar:

Apakah pasar sedang mengalami periode kenaikan yang kuat? Apakah ada pembelian berlebihan? Apakah trader merasa takut?

Pasar bearish sering kali tidak merespons berita positif.

3. Tren umum

Berita biasanya mempercepat tren yang ada, tetapi jarang mengubahnya sendirian.

Perubahan nyata dalam tren sering kali terjadi karena:

Kondisi ekonomi makro. Perubahan kebijakan moneter. Peralihan antara pengetatan dan pelonggaran kuantitatif. Penggunaan leverage yang berlebihan. Keenam: Perhatikan pergerakan pertama setelah berita!

Pergerakan pertama setelah data dirilis sering kali hanya jebakan likuiditas untuk menarik atau mengeluarkan trader.

Oleh karena itu, lebih baik menunggu dari 4 jam hingga satu hari penuh agar gambaran jelas dan tren nyata pasar muncul.

Ketujuh: menggabungkan berita dan analisis teknis

Cara terbaik untuk memahami pergerakan pasar adalah dengan menggabungkan kedua analisis.

Berita = penggerak analisis teknis = tren

Gunakan berita hanya untuk mengonfirmasi apa yang muncul di grafik, seperti:

Menembus level dukungan atau resistensi. Mengakhiri gelombang korektif. Mencapai area penawaran dan permintaan. Muncul sinyal pembalikan atau kelanjutan.

Dan sering kali berita besar datang pada awal atau akhir tren.

Kedelapan: Peran media dalam memperbesar tren

Sering kali media menjadi bagian dari akhir tren:

Di puncak: semua judul positif. Di dasar: semua judul negatif.

Dan ini memperkuat gagasan bahwa pasar mendahului semua orang dalam membaca masa depan.

Kesembilan: berita mengejutkan dan perubahan arah pasar

Beberapa peristiwa mendadak dapat mengubah pemandangan dengan cepat, seperti:

Kebangkrutan perusahaan besar (seperti FTX). Skandal atau pelanggaran keuangan. Pelanggaran keamanan di dunia kripto.

Guncangan semacam itu dapat memicu gelombang jual atau beli yang hebat.

Kesimpulan

Analisis berita bukan sekadar membaca judul atau mengikuti pernyataan, tetapi merupakan proses evaluasi menyeluruh yang didasarkan pada:

Bobot berita, posisi pasar, arah harga, waktu kejadian

Dan ketika trader mampu menghubungkan antara elemen-elemen ini, dia akan mampu membaca pasar dengan lebih dalam dan mengambil keputusan trading yang lebih sadar dan akurat.

#BinanceBlockchainWeek

#BTCVSGOLD

#USJobsData

#TrumpTariffs #CPIWatch

$BTC

BTC
BTCUSDT
82,980.7
-2.43%

$BNB

BNB
BNBUSDT
850.63
-1.94%

$SOL

SOL
SOLUSDT
116.83
-1.74%