Pakistan melangkah ke dunia mata uang digital dengan pengumuman stablecoin yang didukung oleh rupee, yang dikonfirmasi oleh Ketua VARA, Saqib. Langkah ini datang bersamaan dengan upaya yang sedang berlangsung untuk mengembangkan mata uang digital bank sentral (CBDC), menandakan bahwa Pakistan serius dalam memodernisasi infrastruktur keuangannya dan menjelajahi alternatif digital untuk transaksi sehari-hari.
Apa yang Terjadi?
Pemerintah berencana untuk memperkenalkan stablecoin yang dipatok pada rupee Pakistan. Tidak seperti cryptocurrency seperti Bitcoin atau Ethereum, yang berfluktuasi secara luas, stablecoin dirancang untuk mempertahankan nilai 1:1 dengan mata uang fiat yang mendasarinya, menjadikannya lebih dapat diprediksi dan dapat digunakan untuk transaksi sehari-hari. Stablecoin kemungkinan akan terintegrasi dengan sistem perbankan dan pembayaran yang ada sambil memungkinkan transaksi digital yang cepat, aman, dan dapat dilacak.
Manfaat Potensial
Inklusi Keuangan: Jutaan warga Pakistan yang tidak memiliki rekening bank dapat mengakses pembayaran digital melalui koin stabil yang didukung pemerintah tanpa perlu akun bank tradisional.
Pembayaran yang Lebih Cepat: Stablecoin memungkinkan transfer hampir instan, mengurangi ketergantungan pada sistem perbankan yang lambat dan saluran remitansi.
Pertumbuhan E-commerce: Transaksi online dan perdagangan lintas batas dapat memperoleh manfaat dari rupee digital, menyederhanakan pembayaran bagi bisnis dan konsumen.
Integrasi dengan DeFi dan Blockchain: Stablecoin nasional dapat berfungsi sebagai jembatan antara ekosistem keuangan Pakistan dan layanan berbasis blockchain global yang muncul.
Perlindungan Inflasi: Meskipun terikat pada rupee, stablecoin dapat diintegrasikan dengan kontrak pintar atau alat tabungan digital untuk menawarkan cara yang lebih terkontrol dalam menyimpan nilai.
Tantangan Potensial
Risiko Regulasi: Mengelola stablecoin yang didukung pemerintah memerlukan pengawasan yang kuat untuk mencegah penyalahgunaan, penipuan, dan pencucian uang.
Infrastruktur Teknis: Memastikan sistem blockchain atau buku besar aman, dapat diskalakan, dan tangguh sangat penting — kegagalan dapat merusak kepercayaan pada koin.
Hambatan Adopsi: Meyakinkan warga dan bisnis untuk menggunakan mata uang digital baru memerlukan pendidikan, kepercayaan, dan insentif.
Dampak Kebijakan Moneter: Memperkenalkan stablecoin dapat mempengaruhi likuiditas, pasokan moneter, dan kemampuan bank sentral untuk mengelola ekonomi secara efektif.
Ancaman Keamanan Siber: Seperti semua aset digital, stablecoin menghadapi potensi peretasan, phishing, atau serangan sistemik yang dapat mengancam stabilitas keuangan.
Mengapa Ini Penting
Inisiatif stablecoin Pakistan memposisikan negara sebagai pemimpin regional dalam inovasi keuangan digital. Ini dapat menyederhanakan pembayaran, mempromosikan transparansi, dan mengintegrasikan Pakistan ke dalam jaringan fintech global. Namun, keberhasilan bergantung pada pelaksanaan yang hati-hati, kejelasan regulasi, dan kepercayaan publik.
Bagi para investor, pengembang, dan penggemar fintech, ini adalah momen untuk mengamati dengan seksama. Stablecoin yang didukung rupee dan dilaksanakan dengan baik dapat membuka pintu untuk layanan keuangan baru, solusi remitansi, dan adopsi blockchain, sambil juga menandakan kesiapan Pakistan untuk menerima ekonomi digital.
Rupee digital Pakistan mungkin bukan hanya sekadar koin — ia bisa menjadi fondasi era keuangan baru.

