🎓

Hari 6: Pola Grafik pt1

🟦 1. Atap Ganda (Double Top)

📉 Pola pembalikan tren (naik ke turun)

Cara kerjanya:

• Harga naik dan menyentuh zona resistensi dua kali.

• Tidak berhasil menembus resistensi tersebut.

• Antara dua atap terdapat retracement ("V" di tengah).

- Ketika harga menembus garis support bawah, penurunan dikonfirmasi.

Apa yang ditunjukkan:

➡️ Sinyal jual (kemungkinan penurunan tajam).

➡️ Pembeli kalah, dimulainya tren turun.

🟦 2. Dasar Ganda (Double Bottom)

📈 Pola pembalikan tren (turun ke naik)

Cara kerjanya:

• Harga turun dan menyentuh zona support dua kali.

• Tidak berhasil menembus support tersebut.

• Antara dua dasar terdapat rebound (Ʌ di tengah).

- Ketika harga menembus garis resistensi atas, kenaikan dikonfirmasi.

Apa yang ditunjukkan:

➡️ Sinyal beli (kemungkinan kenaikan tajam).

➡️ Penjual kalah, dimulainya tren naik.

🟦 3. Segitiga

📈📉 Pola kelanjutan atau pelanggaran (keduanya mungkin)

- Terdapat beberapa jenis: naik, turun, dan simetris, tetapi logikanya mirip.

Cara kerjanya:

• Harga terkompresi antara dua garis:

• Satu garis yang turun atau naik.

• Yang lain melakukan gerakan sebaliknya atau tetap stabil.

- Dibentuk segitiga karena maksimum dan minimum semakin mendekat.

Apa yang ditunjukkan:

➡️ Sering kali memprediksi gerakan yang kuat.

➡️ Sebagian besar adalah pola kelanjutan, tetapi bisa menembus ke arah mana pun.

🟦 4. HCH (Bahu–Kepala–Bahu)

📉 Pola sangat kuat untuk pembalikan tren (naik → turun)

Cara kerjanya, terbentuk tiga puncak:

• Bahu kiri: maksimum.

• Kepala: maksimum yang lebih tinggi.

• Bahu kanan: maksimum yang lebih rendah.

- Ada garis leher (garis biru) yang menghubungkan minimum.

- Ketika harga menembus garis itu → penurunan dikonfirmasi.

Apa yang ditunjukkan:

➡️ Sinyal dapat dipercaya untuk tren turun yang kuat.

➡️ Merupakan salah satu pola yang paling banyak digunakan secara profesional.

#LearnWithTeka #TekaCueva