Halving (Pembagian Dua) adalah peristiwa paling penting dalam sejarah Bitcoin, di mana hadiah penambangan berkurang menjadi separuhnya. Meskipun banyak orang percaya bahwa "sejarah akan berulang" dengan kenaikan harga, halving berikutnya berbeda secara mendasar karena dua faktor baru:
1. 🏦 Masuknya dana institusional (Spot ETFs)
Pada siklus sebelumnya, pembelian sangat bergantung pada pedagang individu. Namun hari ini, persamaannya telah berubah:
Jaminan permintaan: Dana yang diperdagangkan di bursa (ETFs) membeli $BTC dalam jumlah besar setiap hari untuk mewakili saham mereka, yang menyediakan permintaan institusi yang stabil yang sebelumnya tidak ada.
Dampak setelah pembelahan: setelah pembelahan, pasokan baru dari $BTC berkurang, sementara permintaan dari ETFs tetap tinggi, menciptakan tekanan naik yang lebih kuat dan lebih cepat dibandingkan dengan siklus sebelumnya.
2. ⚡️ Kekuatan "stablecoin" (Stablecoins)
Likuiditas yang saat ini beredar di pasar cryptocurrency, yang diwakili oleh stablecoin seperti $USDT dan $USDC, jauh lebih tinggi dibandingkan sebelum pembelahan 2020.
Kesiapan likuiditas: Terdapat triliunan dolar dalam stablecoin berarti ada modal besar yang siap untuk masuk ke $BTC dan $Altcoins begitu arah naik terkonfirmasi.
3. 📈 Kenaikan sebelum peristiwa (Pre-Halving Rally)
Biasanya, kenaikan besar dimulai setelah pembelahan. Namun dalam siklus saat ini, $BTC telah melewati puncak harga rekor beberapa bulan sebelum peristiwa nyata.

Apa artinya ini? Ini menunjukkan bahwa para investor (terutama institusi) mulai memperkirakan peristiwa pembelahan jauh-jauh hari, yang mengubah dinamika pasar tradisional.
Kesimpulan: pembelahan yang akan datang tidak menandakan akhir siklus, melainkan percepatan siklus yang sudah dimulai dengan dukungan dari uang institusi. Investasi yang aman terletak pada pemahaman yang baik tentang faktor-faktor baru ini.
Apa pendapatmu: Apakah pembelahan ini akan menjadi yang terkuat dalam sejarah? 👇