Transisi Binance ke ADGM: Apa Artinya Sebenarnya bagi Pengguna
Binance telah mengumumkan salah satu pembaruan regulasi terbesarnya hingga saat ini: mulai 5 Januari 2026, platform global Binance.com akan beroperasi di bawah kerangka regulasi Pasar Global Abu Dhabi (ADGM).
Ini mungkin terdengar seperti peningkatan teknis—tetapi dampaknya jauh lebih besar. Pergeseran ini menandai langkah penting tidak hanya untuk Binance, tetapi juga untuk masa depan regulasi kripto di seluruh dunia.
Apa yang Sebenarnya Berubah?
Di bawah struktur ADGM, Binance akan beroperasi melalui tiga entitas terlisensi yang terpisah, mirip dengan institusi keuangan tradisional. Setiap entitas akan memiliki peran yang jelas dan terdefinisi:
Entitas Pertukaran – Mengelola perdagangan spot dan derivatif
Entitas Penyelesaian & Penitipan – Menangani penyelesaian dan menjaga aset pengguna tetap aman
Entitas Pialang-Diler – Menyediakan perdagangan OTC dan layanan di luar bursa
Kerangka ini dirancang untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan regulasi.
Apa yang Tetap Sama bagi Pengguna?
Berita baiknya: bagi pengguna Binance sehari-hari, sangat sedikit yang berubah.
✅ Akun Binance Anda yang ada tetap seperti semula
✅ Tidak perlu registrasi ulang atau verifikasi baru
✅ Aset, saldo, dan perdagangan terbuka Anda tetap tidak tersentuh
✅ Platform akan terlihat dan terasa sama
Tujuan Binance sederhana: memperkuat regulasi tanpa menciptakan gesekan bagi pengguna.
Mengapa Ini Penting
Langkah ini mengatakan banyak tentang ke mana arah dunia kripto:
Pertukaran kripto bergerak menuju regulasi setara institusi
Manajemen risiko dan perlindungan konsumen menjadi prioritas utama
Kepercayaan pengguna, kepercayaan regulasi, dan kepercayaan institusi semuanya diperkuat
ADGM dikenal sebagai salah satu kerangka regulasi paling terkemuka secara global, jadi pemilihan Binance untuk beroperasi di bawahnya adalah sinyal kuat tentang arah industri.
Gambaran Besar
Kripto sedang berkembang.


