Perusahaan Amerika Circle, penerbit stablecoin USDC dengan kapitalisasi pasar $78 miliar, telah mengumumkan penerimaan lisensi Financial Services Permission (FSP) dari Abu Dhabi Global Market (ADGM). Kesepakatan ini memungkinkan Circle bertindak sebagai penyedia layanan keuangan di zona keuangan Abu Dhabi, UEA, dan merupakan langkah kunci dalam ekspansi ke Timur Tengah dan Afrika. Persetujuan awal diberikan pada bulan April 2025, dan lisensi penuh dari Financial Services Regulatory Authority (FSRA) diterima pada 9 Desember.
Circle telah menunjuk Dr. Said Jafar, mantan wakil presiden Visa, sebagai direktur wilayah MEA (Timur Tengah dan Afrika). "Kejelasan regulasi adalah dasar dari sistem keuangan internet yang efektif," kata CEO Jeremy Allaire. Lisensi ini memperkuat integrasi USDC dalam pembayaran, penyelesaian, dan DeFi, dengan fokus pada transparansi dan perlindungan konsumen. UAE menjadi pusat global untuk aset digital yang diatur: baru-baru ini Binance mendapatkan lisensi untuk bursa dan pialang, sementara Tether mendapatkan pengakuan USDT di beberapa blockchain.
Langkah ini mendorong adopsi stablecoin dalam transaksi nyata, mengurangi volatilitas dan risiko. Para ahli memprediksi pertumbuhan pasar regional sebesar 25% pada tahun 2026. Circle, dengan pengakuan sebelumnya terhadap USDC di Dubai International Financial Centre, kini mencakup kedua zona kunci UAE.
Apakah Abu Dhabi akan menjadi "ibu kota kripto" dunia? Ikuti berita terkini!
Ikuti #MiningUpdates agar tidak ketinggalan berita terbaru dari dunia penambangan dan kripto!
#CircleLicense #ADGMExpands #MiddleEastCrypto #USDCExpansion #Stablecoins #CryptoRegulation
