Astronom telah mengonfirmasi penemuan sebuah eksoplanet berukuran Bumi yang mengorbit bintang yang berjarak hanya 40 tahun cahaya — dan yang membuat penemuan ini luar biasa adalah bahwa planet tersebut terletak dengan tepat di dalam zona layak huni bintang tersebut. Itu berarti suhu planet ini cukup ringan untuk air cair, salah satu bahan paling penting untuk kehidupan seperti yang kita kenal. Pembacaan atmosfer awal dari teleskop canggih menunjukkan adanya formasi awan, dan para ilmuwan percaya bahwa planet ini mungkin memiliki lautan yang stabil di permukaannya.

Dunia ini mengorbit bintang kerdil merah kecil dan dingin, memungkinkan untuk mempertahankan kondisi mirip Bumi meskipun berada jauh lebih dekat dengan mataharinya dibandingkan kita dengan matahari kita. Karena kerdil merah membakar perlahan dan stabil selama miliaran tahun, mereka memberikan jendela waktu yang lama bagi kehidupan untuk berevolusi, meningkatkan kegembiraan di antara peneliti eksoplanet yang menganggap planet ini sebagai kandidat utama untuk eksplorasi di masa depan.

Selama dekade berikutnya, para ilmuwan berencana untuk mengamati dunia tetangga ini dengan teleskop generasi berikutnya yang mampu mendeteksi gas atmosfer seperti oksigen, metana, atau karbon dioksida — kemungkinan tanda kehidupan yang dapat mengisyaratkan adanya kehidupan. Jika terkonfirmasi, ini akan menandai penemuan paling signifikan dalam astronomi: kemungkinan bahwa Bumi bukan satu-satunya dunia yang hidup di lingkungan kosmik kita.

Planet ini adalah pengingat bahwa Galaksi Bima Sakti mungkin dipenuhi dengan dunia yang layak huni, dan umat manusia baru mulai mengintip lingkungan di mana kehidupan mungkin dapat tumbuh.

#ExoplanetDiscovery #NewWorlds #SpaceScience #HabitableZone #SearchForLife