Perdagangan kontrak cryptocurrency (perdagangan dengan leverage) memiliki risiko yang sangat tinggi, dengan fluktuasi harga yang tajam dan efek penggandaan yang melekat, yang dapat menyebabkan keuntungan cepat, tetapi lebih mungkin menyebabkan kerugian besar bahkan likuidasi. Berikut adalah rekomendasi inti berdasarkan pengendalian risiko, harap perlakukan dengan hati-hati:
Pertama, jelas menentukan situasi "tidak cocok untuk melakukan kontrak"
Jika memenuhi salah satu dari pernyataan berikut, sangat disarankan untuk menjauh dari kontrak:
- Menggunakan "dana kebutuhan hidup" untuk berpartisipasi (uang yang tidak mampu rugi sama sekali tidak boleh disentuh);
- Sama sekali tidak mengerti tentang "prinsip leverage", "mekanisme margin", "aturan likuidasi";
- Emosi mudah tidak terkontrol (serakah saat untung, bertahan saat rugi);
- Memiliki sikap "kaya dalam semalam", ingin mengandalkan kontrak untuk bangkit kembali.
Kedua, prinsip inti yang harus diikuti (klausul penyelamat)
1. Mengontrol rasio leverage dengan ketat
Pemula disarankan untuk memulai dengan leverage 1-5 kali (bahkan hanya menggunakan 1 kali, untuk memahami aturan terlebih dahulu), sama sekali tidak boleh menyentuh leverage tinggi di atas 20 kali. Semakin tinggi leverage, sedikit fluktuasi harga dapat memicu likuidasi (misalnya leverage 100 kali, fluktuasi harga 1% dapat memicu likuidasi).
Ingat: Leverage adalah "pengganda", yang dapat memperbesar keuntungan, tetapi juga dapat memperbesar risiko, 90% likuidasi berasal dari leverage tinggi.
2. Posisi satu akun tidak boleh melebihi 5% dari modal
Setiap kali membuka posisi, hanya gunakan margin dalam 5% dari modal, sediakan cukup dana untuk menghadapi fluktuasi. Misalnya: modal 10 ribu dolar, margin untuk setiap posisi tidak melebihi 500 dolar, bahkan jika likuidasi, kerugian sekali pun dapat dikendalikan dalam 5%, menghindari kehilangan seluruh modal.