⚛️ Valuasi Cryptocurrency Tahan Komputasi Kuantum
Valuasi cryptocurrency yang terkait dengan Komputasi Kuantum terutama berasal dari kemampuannya untuk menawarkan keamanan di masa depan dalam skenario di mana komputer kuantum yang canggih dapat memecahkan kriptografi (algoritma seperti ECDSA) yang digunakan oleh Bitcoin dan Ethereum.
* Ancaman Kuantum: Komputer kuantum, saat menggunakan algoritma seperti Shor, dapat, secara teori, memecahkan kunci privat dan tanda tangan digital saat ini dari kriptoaset dalam waktu yang sangat singkat, mengekspos dompet terhadap pencurian dan memanipulasi transaksi.
* Solusi "Pasca-Kuantum": Kriptokurensi seperti QRL (Quantum Resistant Ledger) dan QANX (QANplatform), atau yang menggunakan algoritma seperti XMSS atau Kriptografi Berbasis Lattice (Kisi), dirancang untuk tahan terhadap kuantum (atau tahan kuantum).
* Daya Tarik Modal: Seiring kemajuan komputasi kuantum (peristiwa yang dikenal sebagai Q-Day), permintaan terhadap aset digital yang sudah aman terhadap ancaman ini terus meningkat.
* Kepercayaan dan Inovasi: Investor dan pengembang tertarik pada proyek-proyek ini karena menawarkan bukti masa depan (masa depan yang tahan terhadap kegagalan), menempatkan mereka sebagai generasi berikutnya dari teknologi blockchain yang aman.
* Dinamika Pasar: Pencarian akan keamanan dan inovasi ini dapat mendorong kenaikan nilai yang signifikan, bahkan di saat pasar sedang turun, karena koin-koin ini menawarkan narasi perlindungan yang berbeda.
Secara ringkas, kenaikan nilai didorong oleh persepsi bahwa aset-aset ini penting untuk kelangsungan hidup dan integritas ekosistem kripto di era kuantum.
Saya ingin tahu apa saja perbedaan teknis utama antara kriptografi saat ini dan kriptografi pasca-kuantum?
